Berita

Foto/Humas MPR

MPR Ajak Motivator Ikut Sosialisasi Empat Pilar

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menggelar pertemuan bersama para motivator dari berbagai latar belakang kepakaran. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mendengarkan masukan mengenai metode kekinian Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Sosialisasi Empat Pilar MPR: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Intinya saya ingin mendengar masukan teman-teman kita motivator bagaimana agar Sosialisasi Empat Pilar ini diterima semua kalangan. Karena motivator kan langsung bersentuhan dengan masyarakat," kata Zulkifli di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (21/12).


Hadir dalam acara itu motivator antara lain Hermawan Kertajaya, Tung Desem Waringin, Andre Wongso, Ippho Santosa, Ponjian Law dan Bong Chandra.

Hadir pula penulis Novel Asmanadia, motivator parenting keluarga Elly Risman, pakar keuangan Ahmad Gozali, musisi Dwiki Dharmawan dan motivator lainnya.

Menghadapi era generasi zaman now dan kekinian, Zulkifli mengaku akan mengajak para motivator untuk bersama menyampaikan nilai-nilai luhur bangsa bersama masyarakat.

"Metode motivator ini bisa membuat Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa menarik bagi anak-anak muda. Kita turun bareng jaga Indonesia," katanya.

Motivator sekaligus pakar branding Hermawan Kertajaya menyampaikan siap membantu MPR menyampaikan nilai-nilai luhur bangsa.

"Saya setuju dengan Pak Zul kita dahulukan Indonesianya, bukan yang lain. Empat pilar ini tinggal dikemas supaya bisa lebih mudah diterima masyarakat," katanya.

Hal yang sama disampaikan novelis Asma Nadia. Ia mengapresiasi Zulkifli yang bersedia duduk bersama mendengarkan masukan.

"Subhanallah terima kasih bisa hadir di forum ini, apalgi Pak Zul mau duduk bareng kami ini. Semoga Pak Zul selalu amanah dan MPR tetap menjadi rumah rakyat," tutupnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya