Berita

Foto/RMOL

Tarabas, Beras Khas Jepang Yang Berhasil Dikembangkan Kementan

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 11:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Masyarakat Indonesia kini tidak perlu bersusah payah mencari beras khas Jepang yang bisa disumpit saat akan dimakan. Ini lantaran Balai Besar Padi Subang telah berhasil mengembangkan jenis padi baru beras khusus itu yang kemudian diberi nama Tarabas.

"Kita sekarang punya beras Japonica, beras yang biasa diproduksi Jepang. Kita namakan ini varietas Tarabas," ujar Menteri Pertanian RI A. Amran Sulaiman saat ditemui di Balai Besar Padi Subang, Jawa Barat, Rabu (20/12).

Ada cerita unik di balik penamaaan varietas ini. Ternyata nama Tarabas berasal dari bahasa setempat yang artinya ‎terobos.


Penamaan ini berdasarkan dari tantangan yang diberikan Menteri Amran agar Balai Besar Padi Subang mempercepat pengembangan varietas ini.

"Karena dia (Balai Besar Padi Subang) meminta waktu tiga sampai ima tahun, tapi saya tidak mau, saya mau satu tahun harus selesai, jadi kita terobos itu," urainya.

‎Mentan Amran berharap, beras khusus lain bisa terus dikembangkan oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian. Sehingga, tidak ada lagi impor untuk beras khusus di Indonesia.

"Harapannya beras khusus tidak impor lagi. Mimpi kita beras khusus semua bisa produksi sendiri," tutupnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya