Berita

Foto/RMOL

Mentan Kenalkan Varietas Padi Baru Anti Wereng

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 10:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dalam mengembangkan sektor pertanian tanah air‎, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian meluncurkan padi varietas baru, yaitu Inpari 43.

Menteri Pertanian RI A. Amran Sulaiman ‎dalam acara Spesial Dialog bertajuk "Sinergi Membangun Bangsa: Menuju Lumbung Pangan"‎ di Balai Besar Padi, Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Rabu (20/12) menyempatkan diri untuk memanen hasil padi tersebut.

"Ini varietas baru, Inpari 43, ini luar biasa," ujarnya kepada wartawan.


Amran terlihat sumringah dengan hasil varietas baru dari Balai Besar Subang. Pasalnya, padi jenis ini tahan dengan hama wereng dan virus. Selain itu, padi juga memiliki produktivitas yang tinggi karena bisa mencapai ‎6 ton per hektare.

"Rendemennya juga 70 persen, hemat pupu 25 persen, padinya juga agak sembunyi, jadi susah ditangkap burung," urainya.

"Ini akan dikembangkan tahun depan," tutup Amran.

Dialog spesial ini turut dihadiri oleh Bupati Subang Imas Aryumningsih dan ratusan petani. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya