Berita

Foto/RMOL

Menjaga Kebhinnekaan Dengan Pagelaran Seni Banyumasan Ebeg dan Kentongan

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 19:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

MPR menyelenggarakan Pagelaran Seni Budaya dengan menampilkan kesenian Ebeg atau yang dikenal Kuda Lumping dan Kentongan di Desa Beji Kecamatan Kedung Banteng, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/12).

Pagelaran seni ini sekaligus sebagai metode MPR dalam melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR. Pentas seni budaya menjadi salah satu bentuk apresiasi dan langkah MPR RI dalam melestarikan warisan budaya.

Di samping itu sosialisasi Empat Pilar MPR melalui pentas kebudayaan ini juga menjadi sebuah aplikasi yang dapat dengan cepat diserap oleh masyarakat terlebih, budaya tradisional telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia.


"Filosofi yang terkandung dalam kesenian Ebeg untuk menjaga kekompakan antara penari dan musik. Dan berharap agar kita dapat menjaga kebhinnekaan serta mempertahankan NKRI," ujar anggota Badan Anggaran MPR Fadholi dari Fraksi Nasdem saat memberikan sambutan.

Di kesempatan yang sama Kepala Desa Beji Salikun menilai pagelaran seni yang digelar ini bisa menjadi tuntunan, apalagi Empat Pilar MPR sebagai acuan pada pagelaran seni budaya, dan melalui metode sosialisasi ini kita bisa menjaga kebhinnekaan.

Salikun juga mengapresiasi MPR yang memilih Kota Purwokerto sebagai tempat sosialisasi serta mengharapkan kepada masyarakat agar filosofi yang terkandung dalam pagelaran tidak hanya sebagai tontonan tapi juga dapat dituangkan pada kehidupan sehari-hari.

Ebeg dan Kentongan adalah kesenian yang sangat terkenal di Purwokerto itu digelar dari pagi hingga sore serta disaksikan oleh ratusan masyarakat yang berdatangan dari berbagai kalangan dari daerah Banyumas dan sekitarnya. [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya