Berita

Anggia Ermarini/Net

Nusantara

Ketum Fatayat NU: Santri Harus Jadi Teladan Bagi Remaja Lain

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 12:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Sanankulon Blitar menggelar acara Ngaji Bareng Santri Bela Negara bersama Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini yang diikuti oleh kurang lebih 1.000 santri di Masjid PP Mambaus Sholihin 2, Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat kemarin (8/12).

Kedatangan Anggia Ermarini langsung disambut sholawat badar yang dibawakan para santri. Sebelum ke lokasi acara Anggia Ermarini melakukan ramah tamah di rumah dalem pengasuh pesantren KH. Al Amin atau bisa dipanggil Gus Amin bersama keluarga pondok.

Gus Amin menyampaikan bahwa kedatangan Ketua Umum PP Fatayat NU akan memberikan inspirasi bagi para santri Mambaus Sholihin.


"Kita ingin menginspirasi seluruh santri akan kesuksesan tokoh-tokoh NU dan tokoh-tokoh Indonesia. Makanya Mambaus Sholihin sering mengundang para tokoh-tokoh agar energi positif para tokoh itu tertular kepada santri Mambaus Sholihin," kata Gus Amin.

Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini dalam ngajinya kepada santri menjelaskan bahwa sejarah santri memiliki kontribusi besar terhadap berdirinya negara Indonesia oleh karena itu santri harus menjaga NKRI dan berprestasi memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

"Santri harus jadi trend center keteladanan bagi remaja lainnya bukan sekedar menjadi follower apalagi mengikuti hal-hal yang tidak baik," ungkapnya.

Lanjut Anggia, bahwa di tengah arus informasi yang tidak terkendali santri juga diharap tidak ikut menyebarkan hoax, dan terpenting adalah harus kreatif agar mampu berkompetisi di tengah arus globalisasi.

"Indonesia itu adalah rule model kehidupan Muslim dunia, oleh karenanya santri penting bisa berbahasa Inggris agar bisa mensyiarkan Islam Rahmatan Lil Alamin kepada seluruh penduduk dunia," katanya disambut tepuk tangan ratusan santri.

Ngaji bareng ini diakhiri dengan kuis untuk empat pertanyaan kepada seluruh santri tentang wawasan kebangsaan dan Pancasila dan yang berhasil menjawab mendapatkan hadiah. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya