Berita

Foto/RMOL

Politik

Pergantian Panglima TNI Diberitakan Positif 92 Persen

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 10:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pergantian Panglima TNI dari Jenderal Gatoto Nurmantyo kepada Marsekal Hadi Tjahjanto mendapat sorotan media massa di Tanah Air.

Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence) mencatat, sepanjang 4-5 Desember 2017, isu pergantian Panglima TNI mendapat perhatian 252 media online dengan total ekspose mencapai 1.285 berita.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang mengungkapkan, dalam timeframe pemberitaan pada 4-5 Desember, sebanyak 92 persen pemberitaan pergantian Panglima TNI dan penunjukan calon tunggal Marsekal Hadi diframing netral positif oleh media.


"Delapan persen di antaranya memberi judul negatif," ujar Rustika kepada media, Kamis (7/12).

Menurut Rustika, sebanyak 61 persen pemberitaan isu pergantian Panglima TNI dibingkai netral dan bersifat normatif prosedural. Sentimen ini, kata dia, didapatkan dari judul yang dipakai oleh media dalam memberitakan isu pergantian TNI.

Sementara itu, lanjut dia, sentimen negatif terlihat dari beberapa framing media dengan judul berita yang cenderung mengecilkan prestasi atau alasan kedekatan Marsekal Hadi dengan Presiden Joko Widodo.

Isu pergantian Panglima TNI, kata Rustika, mengundang pandangan dan respons dari 139 narasumber sepanjang 4-5 Desember. Influencer terbesar dalam isu pergantian Calon Panglima TNI diisi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Hal ini berarti bahwa pernyataan Fadli Zon paling banyak dikutip oleh media, yakni sebesar 1.479 pernyataan. Selanjutnya pernyataan terbanyak dikutip media berasal dari Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin (713 pernyataan), Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (522 pernyataan), dan Gatot Nurmantyo (502 pernyataan).

"Secara umum, para narasumber mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang mengajukan Marsekal Hadi sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo," papar Rustika.

Bahkan, kata dia, apresiasi tersebut diungkapkan oleh figur-figur yang biasanya sangat kritis terhadap Presiden, seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Dalam sebuah pemberitaan, Fadli menilai sosok Marsekal Hadi sudah teruji sebagai prajurit TNI. Sedangkan Fahri menyatakan percaya Presiden juga sudah berdiskusi dengan Gatot mengenai pergantian Panglima TNI.

"Pandangan yang cenderung negatif (skeptis) diungkap oleh beberapa figur, seperti dari pernyataan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani dan politisi Partai Gerindra Asril Hamzah Tanjung," tutur Rustika.

Sedangkan, beberapa figur seperti Jazuli Juwaini (PKS) dan Syarif Hasan (Demokrat) lebih memilih wait and see (netral), menunggu hasil uji kelayakan Marsekal Hadi di Komisi I DPR.

Media sosial merespons dengan cepat keputusan Presiden Jokowi terkait dengan pergantian Panglima TNI. Apresiasi itu diberikan dalam dua hal, pertama momentum yang digunakan untuk mengusung tepat, kedua, figure yang diusung pun baik, hampir tanpa resistensi. Hal itulah yang dengan cepat membentuk sentiment positif netral di sebanyak 97 persen di twitter dalam dua hari terakhir, yakni 4-5 Desember 2017.

"Situasi ini berubah dari yang awalnya sentiment negatif terhadap pergantian panglima TNI mencapai 12 persen di bulan Desember, berubah menjadi 3 persen di bulan Desember," ujar Rustika dalam keterangan tertulis.

Sentimen negatif tersebut awalnya berasal kontroversi atas desakan kepada Presiden agar segera mengganti Panglima, dengan mereka yang tidak setuju atas pergantian Panglima. Namun, situasi tersebut langsung mereda pascakeputusan Presiden. Salah satu hal yang berkontribusi adalah kemunculan pernyataan Panglima Gatot Nurmantyo yang memberikan respons positif atas nama yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai pengganti dirinya tersebut.

Pergantian Panglima TNI ini ditanggapi oleh netizen yang berusia di atas 35 tahun sebanyak 48 persen, 72 persen berjenis kelamin laki-laki. Emosi terbesar mereka adalah anticipation dan trust.

Anticipation berasal dari berbagai percakapan yang menunjukkan harapan dan doa netizen pada calon panglima yang baru. Diantaranya: semoga membuat TNI lebih maju, semoga lancar menjalani uji kelayakan, dan apresiasi karena usia Hadi yang masih muda.

Sementara itu, emosi terbesar kedua, trust, berasal dari dukungan baik dari netizen dan parpol yang mendukung atas pilihan Presiden Jokowi tersebut.

Sementara itu, terkait dengan Gatot Nurmantyo, netizen memberikan dua emosi, joy dan sad. Pernyataan yang bernuansa joy lebih pada ungkapan terimakasih pada Gatot yang telah memimpin TNI selama ini. Netizen pun mengungkapkan kesedihannya karena Gatot akan diganti turut mewarnai perbincangan netizen dalam dua hari terakhir ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya