Berita

Foto: RMOL

Hukum

Teman-Teman Dokter Letty Galang Dukungan Di Area CFD

MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 | 10:28 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Ikatan Alumni Muhammadiyah Satu atau Ikamus gelar aksi peduli terhadap kasus dokter Letty Sultri yang ditembak mati oleh suaminya pada 9 November 2017 lalu.

Aksi yang berlangsung di kawasan car free day (CFD), Jalan Jenderal Sudirman-M.H Thamrin, Jakarta Pusat, itu mengajak masyarakat yang tengah berolahraga untuk menunjukkan bentuk dukungan terhadap kasus dokter Letty dengan tanda tangan pada kain putih.

Ketua pelaksana aksi, Ori Rahman mengatakan, Ikamus merupakan gabungan  beberapa elemen organisasi pemerintah maupun non pemerintah.


"Ada juga dari kementerian perempuan, dari teman-teman kampusnya, teman sekolah SMA nya juga lembaga lain yang peduli terhadap perempuan dan anak," kata Ori di Bundaran Hotel Indonesia, Jakpus, Minggu pagi (19/11).

Kata dia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yambise juga turut memberikan dukungan terhadap kasus yang dialami dokter Letty. Ori menyebutkan, Yohanna bahkan telah meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"(Bu Menteri) mendatangi rumah duka menyampaikan kasus ini diusut tuntas. Bahkan beliau juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum," tambahnya.

Ia berharap pihak polisi benar-benar mampu menyelesaikan kasus itu dan menghukum pelaku dengan seadil-adilnya. Melalui aksi ini, imbuh Ori, Ikamus ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa apa yang dialami oleh dokter Letty bisa saja terjadi juga terhadap perempuan lain yang rentan kekerasan.

"Karenanya kita minta kepedulian untuk bersama-sama meminta kepada aparat penegak hukum agar menghukum pelaku dengan setimpal,"serunya.

Dokter Letty tewas ditembak sebanyak enam kali oleh suaminya, dokter Helmi di Klinik Azzahra Medica Center, Cawang, Jakarta Timur, tempatnya praktik. Dokter Letty ditemukan tewas pertama kali oleh teman kerjanya.

Di hari yang sama, pelaku langsung menyerahkan diri ke kepolisian beserta dua pucuk pistol yang menjadi senjatanya.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya