Berita

Foto: Net

Hukum

Polisi Dalami Dugaan Kecelakaan Mobil Novanto Direkayasa

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 14:30 WIB | LAPORAN:

Pihak kepolisian masih menelusuri dugaan rekayasa kecelakaan mobil Toyota Fortuner  B 1732 ZLO oleh kontributor Metro TV, Hilman Mattauch.

Setya Novanto tengah berada di dalam mobil tersebut bersama Hliman saat kecelakaan itu terjadi Kamis malam (16/11).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini belum ada kesimpulan terkait dugaan rekayasa lakalantas itu. Namun yang pasti, kata dia, pihaknya terus bekerja.


"Sementara kita tadi olah TKP, kita ngecek apakah ada remnya, jalannya," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/11).

Menurut Argo, sudah ada keterangan yang diperoleh dari beberapa saksi mata yang melihat kecelakaan mobil mewah tersebut.

Ditanya ada kejanggalan lakalantas Novanto dari keterangan para saksi itu, Argo memastikan tidak ada.

Belakangan beredar sebuah dokumen yang terlihat seperti proposal pendanaan sinetron tabrak tiang listrik. Di dalam tabel itu disebutkan nilai dari hal-hal pendukung sinteron, seperti nilai Fortuner tahun 2015 yang tertulis sebesar Rp 350 juta, lalu iPhone X untuk merekam kejadian senilai Rp 25 juta, dan nilai publikasi informasi melalui media sosial Facebook, Instagram, Twitter dan YT masing-masing sebesar Rp 20 juta.

Juga ada nilai untuk izin lokasi, konsep cerita dan konsumsi. Total dari nilai proposal termasuk pajak 10 persen adalah Rp 540 juta.

Sampai sejauh ini tidak ada yang bisa mengkonfirmasi apakah dokumen ini sahih atau tidak. Yang jelas, di dalam dokumen itu disebutkan bahwa nama klien adalah Setyawan Novanti.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya