Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Tiga Saksi Lagi Diperiksa Untuk Suap Dirjen Hubla

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 11:15 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dalam kasus suap di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, hari ini Jumat (17/11).

Ketiganya akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono.

"Tiga saksi kami panggil hari ini untuk diperiksa terkait kasus suap di lingkungan Ditjen Hubla dengan tersangka ATB," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.


Tiga saksi itu di antaranya, Direktur PT Karya Nasional Hadi Suwarno; Swasta Vita; dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan Edward Marpaung.

Dalam kasus ini, Tonny diduga telah menerima suap dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK).  Suap diberikan untuk mengamankan empat proyek yang tengah dikerjakan oleh PT AGK.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa KPK kemarin (Kamis, 16/11), disebutkan total suap yang diberikan Adiputra senilai Rp 2,3 miliar dan ditransfer secara bertahap.

Menurut Jaksa, pada Adiputra selalu menghubungi Tonny jika uang suap telah dikirimnya. Komunikasi yang terjadi antara keduanya menggunakan kata tertentu yang diduga untuk menyamarkan uang suap.

Keduanya berkomunikasi melalui pesan singkat blackberry messenger (BBM) dan menggunakan kata kunci seperti, kalender, telur asin, dan sarung.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya