Berita

Ketua MPR Sumbang Rp 50 Juta Untuk Pembangunan Asrama PAKYM

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 21:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rajin-rajinlah memberi karena yang kamu beri itu yang akan menjadi milikmu. Sementara yang ada di didirimu saat ini sesungguhnya bukan milikmu.

Begitu dikatakan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam sambutannya di acara peletakan batu pertama Asrama Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah (PAKYM) Surakarta, Jumat (27/10).

Pernyataan tersebut dilontarkan Zulkifli dengan maksud menyemangati para undangan yang hadir guna menyisihkan harta kekayaan yang dimiliki untuk pembangunan Asrama PAKYM Surakarta.


"Jadi kalau kita meninggal, yang tinggal itu yang kita beri ke orang. Sementara yang kita miliki ini, rumah, mobil, dan harta tidak akan menjadi milik kita lagi," jelasnya.

Ketua Umum PAN ini juga menyumbangkan duit pribadinya sebesar Rp 50 juta guna pembangunan asrama itu.

"Jadi saya tadi agak buru-buru, saya masukan saja yang ada ke tas. Silakan itu diberikan," ujar Zulkifli Hasan sembari meminta ajudannya untuk menghitung jumlah uang yang ada di dalam tas dan menyerahkannya ke panitia.

"Jadi marilah berlomba-lomba untuk berbuat amal soleh,” sambungnya yang diikuti mengawali prosesi donasi.

Pengumpulan donasi ini kemudian dipimpin oleh Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais. Ia menyebut satu persatu nama hadirin. Dimulai dari anggota Fraksi PAN di DPR Muhammad Hatta yang menyumbang Rp 50 juta, kemudian diikuti Laila Estiana Safitri dengan Rp 10 juta.

Donasi terus dilanjutkan ke peserta lain yang menyumbang dari rentan Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta per orang. Tercatat tidak sampai 10 menit terkumpul dana sebesar Rp 288,5 juta.

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Zulkifli Hasan di halaman belakang PAKYM Surakarta. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya