Berita

Politik

Survei Tentang Kepuasan Kinerja Jokowi-JK Penuh Paradoks

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 08:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hasil sejumlah lembaga survei yang menyebut publik puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK dinilai Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon penuh dengan paradoks.

Ini lantaran dalam survei tersebut, kepuasan masyarakat terhadap sejumlah bidang vital, seperti kebutuhan pokok, kemiskinan, lapangan kerja, atau pengangguran berada di bawah 35 persen.

"Bahkan ada yang di bawah 30 persen. Jadi saya kira survei-survei yang menyatakan bahwa masyarakat puas atas kinerja pemerintah itu penuh paradoks," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (23/10).


Menurutnya, banyak lompatan logika yang tidak nyambung dalam hasil survei sejumlah lembaga survei yang kemudian menempatkan kepuasaan umum terhadap pemerintah Jokowi-JK bisa di atas 60 persen

Namun begitu, Fadli mengaku tidak heran dengan kejanggalan tersebut jika dilihat dari kecenderungan yang terjadi di lembaga survei saat ini .

"Memang itu sebenarnya tidak terlalu mengherankan, karena hampir semua lembaga survei di Indonesia juga merangkap menjadi lembaga konsultan politik. Dan saya kira masyarakat kita sudah makin cerdas memperhatikan hal itu," tutup Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

Sejumlah lembaga survei menempatkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi-JK berada di angka 60 persen. Seperti hasil survei Indikator Politik yang menilai 68,3 persen publik puas, SMRC juga 68 persen. Sementara Polmark Indonesia merilis bahwa tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi-JK sebesar 59 persen. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya