Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Sederhananya, 61 Persen Rakyat Ingin Presiden Baru

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 07:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tingkat elektabilitas Presiden Joko Widodo dinilai masih terlalu kecil.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menjabarkan, dukungan publik kepada Jokowi sebagaimana dirilis lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbilang masih rendah.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Jokowi masih yang tertinggi di antara calon lain.


Namun demikian, elektabilitas Jokowi sebagai petahana yang hanya sebesar 38,9 persen, menurut Fadli Zon, menjadi bukti bahwa mayoritas rakyat Indonesia ingin pemimpin baru.

"Tak perlu mikir, ini matematika sederhana. Kalau elektabilitas petahana 38,9 persen, artinya 61,1 persen rakyat ingin pemimpin baru," jelasnya dalam akun Twitter @fadlizon, Jumat (13/10).

Dalam survei ini, elektabilitas Jokowi unggul jauh dari rival terdekatnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mendapat dukungan 12 persen.

Sementara calon lain selain kedua nama tersebut seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama, hingga Jusuf Kalla hanya mendapat dukungan di bawah 2 persen. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya