Berita

Bamusi/Net

Politik

Demi Peningkatan Kompetensi, Bamusi Kirim 30 Guru Ngaji Ke Singapura

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 06:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Membaca dan memahami serta mengamalkan Alquran adalah salah satu kewajiban bagi umat Islam. Alquran menjadi pedoman hidup dan mengatur semua sendi kehidupan umat Islam.

Para pengajar Alquran atau guru mengaji memiliki peran penting dalam melahirkan generasi qurani. Para pengajar Alquran melaksanakan pendidikan baca tulis quran selama ini dilakukan secara sukarela dan bagian dari ibadah.

Begitu kata Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Mahmuddin Muslim dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Jumat (13/10).


"Namun demikian, keikhlasan dan peran penting pengajar qur'an selama ini belum mendapat kan perhatian serius dari Pemerintah, baik sarana prasarana, peningkatan kualitas diri maupun kelayakan hidup para pengajar Alquran itu sendiri," jelasnya.

Mahmuddin mengatakan, sebagai negara yang mayoritas muslim, Indonesia ketinggalan jauh dalam menempatkan posisi pengajar Alquran, jika dibandingkan dengan negara-negara yang selama ini dicap sebagai negara sekuler dan Islam minoritas.

"Di beberapa negara pengajar quran telah menjadi profesi yang diakui oleh negara. Sehingga para pengajar quran di negara tersebut memiliki kelayakan upah sesuai dengan standar negara tersebut," sambungnya.

Meski begitu, Mahmuddin menilai bahwa untuk menjadi pengajar quran perlu ditetapkan standar profesi. Sehingga metodelogi, adab, etika dan proses belajar mengajar quran bisa terukur. Standardisasi itu yang akan dijadikan ukuran dalam menetapkan kelayakan upah yang diterima oleh pengajar quran.

"Sehingga, mengajar quran tidak lagi menjadi kerja sambilan, tetapi sesuatu yang dikerjakan dengan serius, sebagaimana profesi lainnya," lanjutnya,

Dalam hal ini, sambung dia, Bamusi tengah berupaya mendorong Pemerintah memberikan perhatian serius pada profesi pengajar quran. Para pengajar ini memiliki peran penting dalam mewujudkan visi Revolusi Mental dari pemerintahan Jokowidodo-JK.

Guna meningkatkan kompetensi pengajar quran, Bamusi bekerja sama dengan pondok pesantren Istana Mulia dan Bazis DKI, akan mengirim para penguji pengajar quran mengikuti pelatihan guna mendapatkan sertifikasi sebagai penguji pengajar qur'an.

"Untuk pertama kali, akan dikirim 30 orang ke Masjid Agung Singapore, karena masjid ini telah diakui oleh Pemerintah Singapore mampu menerbitkan sertifikasi manajemen dan metodelogi pengajar quran," sambung Mahmuddin.

Program ini akan terus bergulir di setiap daerah dengan memberdayakan pengurus daerah Bamusi di setiap provinsi di Indonesia. Diharapkan program ini memberikan image yang baik untuk pengajar Alquran, makin dihargai profesinya dan tentu saja semakin menyemarakkan kegemaran belajar Alquran bagi anak bangsa.

"Selain itu, melalui Program ini di harapkan para penghafal qur'an semakin tumbuh dan berkembang di negara yang kita cintai. Tentu saja, generasi qur'ani ini bisa memberikan energi positif untuk kemajuan bangsa," tutup Mahmuddin yang juga panitia program ini. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya