Berita

Foto: KBRI Moskow

Dunia

Walau Bukan Terbaik, Indonesia Bangga Ikut MTQ Internasional Di Moskow

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 16:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Indonesia ikut dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Moskow ke-18 kategori Tilawah di Moskow tanggal 6-8 Oktober 2017.

Meskipun peserta dari Indonesia belum berhasil mendapat prestasi terbaik, keikutsertaan pada MTQ sudah memberikan pengalaman yang sangat berharga.

“Kehadiran Indonesia tidak hanya untuk mempererat ukhuwah islamiyah, tetapi juga hubungan antar bangsa," kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, yang hadir pada pada acara penutupan di Crocus City Hall Moscow, Minggu (8/10).


Dijelaskan Dubes Wahid, dalam keterangan pers KBRI, Islam merupakan agama terbesar kedua atau 14 persen dari sekitar 147 juta penduduk negara yang tadinya bernama Uni Soviet itu. Mayoritas penduduknya beragama Kristen Orthodox.

MTQ tingkat internasional Moskow telah diselengarakan sejak tahun 2000. Indonesia dan Rusia dapat bekerjasama dan berbagi pengalaman untuk penyelenggaraan MTQ karena Indonesia sendiri sering menyelenggarakan MTQ tingkat nasional dan internasional.

MTQ ke-18 yang diselenggarakan oleh Dewan Mufti Rusia ini dikuti oleh 32 peserta dari 32 negara di Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia. Indonesia diwakili oleh Irfan bin Ahmad Timat asal Kepulauan Riau, yang sebelumnya meraih juara dua kategori tilawah tingkat remaja pada MTQ Nasional ke-26 di Lombok tahun 2016.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Khoirudin, yang mendampingi peserta Indonesia, mengatakan, Indonesia selalu mengikuti MTQ  tingkat internasional di manca negara, terutama Timur Tengah dan Eropa. MTQ Internasional setiap negara memiliki gaya dan sistem penilaian berbeda-beda. Biasanya, Indonesia meraih peringkat terbaik atau masuk dalam tiga besar.

"Di Rusia lebih pada penilaian tajwid, bukan lagu. Sedangkan di Indonesia ditekankan pada tajwid, variasi nada dan lagu. Mungkin ini salah satu kendala meraih juara, termasuk juga cuaca yang sudah dingin di Moskow mempengaruhi suara peserta kita," kata Khoirudin.

Sebelumnya, babak penyisihan MTQ dilangsungkan di Masjid Agung Moskow yang merupakan masjid terbesar di Eropa. Yang menarik dari MTQ ini adalah antusiasme besar dari masyarakat muslim Rusia yang memadati Crocus City Hall Moscow. Ada lebih dari seribu orang menyaksikan acara penutupan dan pengumuman pemenang yang berlangsung meriah dan khidmat.

Juara pertama MTQ Internasional Moskow diraih oleh Amir al Awal dari Iran. Peringkat kedua diraih oleh Mohamed Sameer dari Bahrain; sedangkan peringkat ketiga dicapai Ahmad Safi dari Suriah. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya