Berita

Presiden Jokowi/Net

Pertahanan

Riset I2: TNI Mendapat Kepercayaan Cukup Besar Dari Netizen

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 15:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada hari ini (Kamis, 5/10) mendapat perhatian dari para netizen. Warganet ramai-ramai menyampaikan selamat HUT disertai berbagai harapan. Perbincangan seputar HUT TNI ini menjadi trending topic. Bahkan bertengger di urutan pertama.

Temuan Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence), juga terlihat kiprah dan kinerja TNI memang selalu mendapat sorotan para pengguna media sosial. Sepanjang 3 Oktober 2016-3 Oktober 2017, percakapan tentang TNI di media sosial Twitter mencapai 2.201.103 yang dihadirkan dari sebanyak 254.286 akun.

"Topik perbincangan mengenai TNI di lini masa merupakan salah satu isu yang selalu 'in' di mata netizen. Sementara figur Panglima TNI memberi peran besar terhadap pergerakan isu dan persepsi netizen," ujar Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang dalam keterangannya, Kamis (5/10). 


Dalam riset bertajuk "TNI dalam respons Netizen" itu, I2 menemukan fakta bahwa segala upaya yang dilakukan TNI mendapat kepercayaan yang cukup besar dari netizen. 

"Emosi 'Trust' atau percaya mendominasi percakapan mengenai TNI, disusul oleh emosi 'Anticipation' sepanjang setahun terakhir. Dua emosi ini mencapai 63% dibandingkan dengan emosi lainnya,” ungkap Rustika.

Hal ini menunjukkan bahwa dan harapan netizen pada TNI sangat besar. Meski dirundung berbagai isu yang bersifat polemik, TNI tetap mendapatkan kepercayaan publik dan didukung. Di sisi lain, netizen juga mengapresiasi kedekatan TNI pada bencana alam, seperti banjir, longsor, kekeringan, dan sebagainya.

Optimisme pada TNI juga ditunjukkan melalui sentiment positif dan netral sebanyak 70,3%. Sentimen tersebut didukung dari percakapan yang berisi dorongan dan kebanggaan pada TNI-misalnya dengan ungkapan Bravo, Jaya, Hebat, kami bersama TNI, termasuk juga dukungan pada Panglima terhadap aksi Bela Islam atau ajakan nobar.

Bahkan dalam kasus korupsi Helikopter Augusta Westland 101 (AW101) yang seharusnya menjadi lampu merah bagi TNI justru disambut positif netizen. Netizen, kata dia, menganggap ada keterbukaan dari TNI dan pernyataan tegas Panglima untuk menegakkan hukum jika anggotanya berbuat salah.

Dalam hal sentimen negatif, menurut Rustika, netizen juga banyak menyoroti berbagai langkah TNI yang dianggap membuka ruang perdebatan di publik. Diantaranya, terkait pernyataan Panglima TNI soal isu senjata illegal, kontroversi film G30SPKI, kasus korupsi, panglima dianggap berpolitik, maupun netralitas Panglima. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya