Berita

Bisnis

Ketua BMAI: Bisnis Asuransi Bukan Cuma Jual Polis Dan Kumpulkan Premi

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 11:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perusahaan-perusahaan asuransi yang ada di Indonesia harus banyak belajar dari sengketa Allianz Life Indonesia dengan nasabahnya yang masuk ranah pidana di kepolisian.

"Yang harus kita pikirkan adalah asuransi ini bukan bisnis menjual polis dan mengumpulkan premi, tetapi ini adalah bisnis membayar klaim," ujar Ketua Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), Frans Lamury, dalam diskusi "Hidup Mati Bersama Asuransi" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/9).

Karena itu, ia mengajak perusahaan-perusahaan asuransi untuk memberi pelayanan terbaik kepada nasabah terutama dalam menangani klaim.


"Ada kemungkinan ditolak, bisa saja karena itu adalah perjanjian, klaim akan ditolak kalau tidak sesuai perjanjian," jelasnya.

Menurut dia lagi, sengketa Allianz dengan nasabahnya menjadi perkara hukum pidana karena ada pelayanan klaim yang tidak baik.

Frans menyarankan, perusahaan asuransi meletakkan imbauan di dalam buku polis yang isinya adalah saran agar nasabah mengadu ke kantor BMAI jika tidak setuju bila klaimnya ditolak. Tidak akan ada pungutan biaya selama nilai klaim di bawah Rp 500 juta.

"Kepada para nasabah saya ingatkan, polis jangan cuma disimpan di dalam laci. Ini agar tidak menimbulkan kekagetan ketika terjadi klaim," tegasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya