Berita

Nusantara

Oknum Polisi Pemeras Pengunjung Diskotik Ditangani Propam Polres Jakpus

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017 | 16:36 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dua oknum Polres Jakarta Pusat terhadap pengunjung diskotik di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, sudah ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Jakarta Pusat.

Begitu dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jumat (22/9).

"Sudah ditangani Propam ya. Kita kan menganut asas praduga tak bersalah. Soal pemerasan, kan belum ada barang bukti uang," jelasnya.


Meski menganut asas praduga tak bersalah, Argo menegaskan kedua anggota Polres Jakarta Pusat, Bripda WC (30) dan Brigadir TS (30) tetap diberikan sanksi kode etik disiplin.

"Yang bersangkutan ditempatkan di tempat khusus dan akan kita lakukan sanksi kode etik disiplin," tegas Argo.

Dalam kasus dugaan pemerasan kedua anggota polisi nakal itu, Argo menegaskan penyidik Propam masih mendalaminya.

"Dia ngomong benar apa tidak, perlu pembuktian," kata Argo.

Bripda WC (30) dan Brigadir TS (30) diringkus karena ketahuan memeras pengunjung diskotik di Taman Sari, Jakarta Barat.

Peristiwanya terjadi di Depan Restoran Garuda, Jalan Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis (21/9) pagi.

Korban pemerasannya adalah bernama Edi Sahputra (25) dan Rahmat Hidayat (22). Keduanya memang baru saja pulang disko di sebuah club malam di kawasan Tamansari. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya