Berita

Olahraga

Uni Papua Dan CAC Kembali Gelar Pelatihan Pelatih Sepakbola

Coaching Clinic Diadakan Di Empat Provinsi
RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komunitas Sepakbola Sosial Indonesia Uni Papua di bawah payung organisasi IDGEN kembali mengadakan Coaching Clinic untuk para pelatih sepakbola sosial bersama organisasi dunia, Coaches Across Continents (CAC).

CAC adalah NGO dari Amerika Serikat untuk pelatihan pelatih sepakbola sosial. Organisasi ini didirikan oleh Nick Gates, mantan pemain Liga Inggris. CAC saat ini adalah organisasi yang terbesar di dunia dan menjalankan programnya lebih dari 50 negara.

Pendiri dan CEO Uni Papua Indonesia FC/IDGEN, Harry Widjaja mengatakan, Coaching Clinic oleh Uni Papua dan CAC rutin digelar sejak tahun 2012. Untuk tahun ini adalah yang kelima kalinya.


Tujuan Uni Papua dan CAC pada pelatihan ini adalah untuk memperlengkapi para insan pelatih sepakbola sosial untuk memperdalam materi-materi baru yang berhubungan dengan kehidupan sosial anak-anak untuk dapat memahami tentang masalah sosial yang berkembang dan diajarkan melalui permainan sepakbola.

Gelaran pertama diadakan pada 11-15 September 2017 di Denpasar Bali, diikuti para pelatih Uni Papua FC Bali yang berasal dari penjuru Denpasar dan sekitarnya, pelatih Uni Papua cabang Surabaya, Probolinggo, Blitas, ada juga pelatih asal Afrika Selatan, Perancis yang bergabung, serta dari organisasi mitra Uni Papua FC di Bali.

"Pelatih dari CAC yang datang dari Amerika Serikat yaitu Emily Kruger dan Tejas dari India serta Frans Paraibabo pelatih berlisensi D PSSI yang memimpin program ini," ungkap Harry Widjaja dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/9).

Selama di Bali, materi yang diajarkan adalah; Circle of Friends; Mingle-Mingle; Marta for Conflict Resolution; Messi For Healthy and Awareness; Gaza Support System; Stamford Bridge; dan Games For Children.

Setelah dari Bali, kata Harry Widjaja, program Coaching Clinic CAC Uni Papua FC akan berlanjut di Kupang dan Belu, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan di NTT bekerjasama dengan SSB Bintang Timur yang didirikan oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis sekaligus tokoh masyarakat NTT pan Pengurus PSSI yang sangat cinta olahraga sepakbola. Coaching Clinic di NTT akan diselengarakan pada 18-22 September 2017.

Kegiatan ini sekaligus juga menjadi penjajakan program Sepakbola Perbatasan IDGEN dan BNPP yang telah mengadakan MOU pada 12 Juli 2017 lalu antara Ketua BNPP Tjahjo Kumolo dengan CEO dan Pendiri Uni Papua FC Harry Widjaja.

Tambah Harry Widjaja, Coaching Clinic CAC juga akan berlanjut di Pulau Cenderawasih, tepatnya di Kepala Burung, Uni Papua FC Sorong. Para guru-guru olahraga, pelatih Uni Papua dari Sorong dan Sorong Selatan serta Maybrat akan bergabung selama lima hari untuk mengikuti program ini. Coaching Clinic di Sorong, Papua Barat akan diadakan pada 25-29 September 2017.

Kegiatan Coaching Clinic Uni Papua Indonesia FC dengan CAC akan ditutup di Aceh, diselenggarakan oleh Uni Papua FC Kuta Gle Aceh yang dikomandani oleh Fauzany. Di Aceh, penyelenggaraan Coaching Clinic ini akan didukung oleh Pemerintah Kota Aceh, direncakan Walikota Aceh H. Aminullah Usman akan langsung membuka kegiatan ini, juga didukung oleh Asprov PSSI Aceh, Dispora Aceh, dan mitra-mitra kerja Uni Papua Aceh.

"Coaching Clinic akan diadakan di Stadion Harapan Bangsa Aceh, pada 2 sampai 5 Oktober 2017, akan dihadiri juga oleh pelatih PPLP dari Jawa Tengah Andreas Kristianto dan Peninjau Program Sepakbola Sosial dari Perancis," demikian Harry Widjaja. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya