Berita

RMOL

Hukum

Autopsi Jenazah Pastikan Penyebab Kematian Abi

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 21:52 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Tim Forensik Rumah Sakit Polri Sukanto membongkar makam Abi Qowi Suparto (20) di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta (Selasa, 12/9).

Pembongkaran makam bertujuan untuk autopsi jenazah agar diketahui penyebab pasti kematian korban penganiayaan yang meninggal dunia 3 September lalu.

"Diserahkan dulu ke penyidik karena penyidik minta hasil autopsinya disampaikan ke mereka," kata Dr. Asri Megaratri Pralebda, SpF. tim forensik RS Polri saat dimintai tanggapan.


Asri menyatakan, timnya melakukan autopsi jenazah Abi untuk menemukan penyebab kematiannya. Autopsi yang dilakukan mendapati adanya beberapa titik kekerasan di tubuh korban.

"Jadi tadi itu di dalam kita mencari titik kekerasan yang diduga ada, dan melakukan autopsi di tempat atas permintaan penyidik," katanya.

Lanjut Asri, pihaknya sudah mengautopsi seluruh tubuh korban menggunakan metode autopsi yang sama seperti sebelumnya.

"Autopsinya sudah cukup dan final. Nanti hasilnya akan diserahkan ke penyidik," pungkasnya.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F. Kurniawan menambahkan, autopsi dilakukan dalam rangka pendalaman kasus penganiayaan terhadap Abi yang terjadi pada 31 Agustus lalu.

"Hasil sementara di jasad korban ditemukan memar pada bagian mata sebelah kiri ke belakang. Temuannya baru ada hanya memar, selebihnya perlu pendalaman lebih lanjut," tandasnya. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya