Berita

RMOL

Politik

ASEAN Harus Ambil Tindakan Tegas Untuk Myanmar

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2017 | 16:40 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mendesak pemerintah Myanmar mengakhiri perlakuan kekerasan terhadap etnis muslim Rohingnya di Rakhine State.

"Kami mengimbau kepada persatuan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk melakukan tindakan tegas kepada pemerintah Myanmar," kata Arief Rahman saat berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar, Menteng, Jakarta (Jumat, 8/9).

Menurutnya, Dewan Keamanan PBB perlu mengeluarkan resolusi atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Myanmar terhadap Rohingya. Bang Japar melihat telah terjadi kejahatan kemanusiaan atau genosida terhadap muslim Rohingya.


Karena itu, lanjut Arief, pihaknya mendesak Komisi dan Pengadilan HAM PBB menyeret pemerintah Myanmar yang secara de facto dipimpin Aung San Suu Kyi untuk bertanggung jawab.

"Kami meminta kepada pemerintah untuk mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia. Mendesak pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar, dan meminta organisasi Penghargaan Nobel untuk membatalkan pemberian Nobel Perdamaian kepada Aung San Suu Kyi," tegasnya. [wah]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya