Berita

Sunny Tanuwidjaja/Net

Hukum

Sunny Tanuwidjaja Otak Sindikat Saracen?

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Beredar kabar Sunny Tanuwidjaja adalah otak dari sindikat Saracen.

Sindikat ini kerap menyebar konten negatif ujaran kebencian (hate speech) dan informasi bohong (hoax) di media sosial

Lalu siapa Sunny? Pria berkacamata itu diketahui mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Dia dikenal sebagai orang dekat Ahok.


Sunny, tamatan doktor ilmu politik dari salah satu universitas di Amerika Serikat itu juga sempat dicegah ke luar negeri terkait kasus suap proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Disebut-sebut, Sunny membentuk grup Saracen untuk menutup-nutupi pemberitaan utang negara, isu korupsi di pemerintahan, termasuk kebobrokan pemerintah.

Masih dalam kabar yang beredar, setelah kasus Saracen ditangani polisi, Sunny meminta kepada 'sang donatur' agar kasus tersebut tidak mengarah kepada dirinya.

Hingga saat ini, sudah ada tiga tersangka grup Saracen yang ditangkap. Mereka adalah, JAS MFT dan SRN. Mereka dijerat dengan UU 11/2008 tentang lnformasi dan Transaksi Eletronik.

Grup Saracen menggunakan beberapa sarana untuk menyebarkan ujaran kebencian berbau SARA. Diantaranya, grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team dan situs saracennews.com. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya