Berita

Foto: KBRI Oslo

Dunia

Rayakan HUT Emas, ASEAN Committee In Oslo Gelar Resepsi

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 20:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para Duta Besar dan Kepala Perwakilan negara-negara ASEAN, Indonesia, Filipina, Myanmar, Thailand dan Vietnam, yang tergabung dalam ASEAN Committee in Oslo (ACO), menggelar resepsi merayakan Ulang Tahun Emas ASEAN (Association of Southeast Asian Nations ).

Acara berlangsung di Red Cross Conference Center, Oslo pada hari Kamis waktu setempat (24/8). Duta Besar Vietnam, Nguyen Hong Cuong, sebagai Ketua ACO periode kedua tahun 2017, membuka resepsi yang dihadiri para Duta Besar dan korps diplomatik di Oslo, instansi pemerintah, kalangan bisnis, akademisi, jurnalis dan counterpart kedutaan besar anggota ACO lainnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia, Tone Skogen, dan mantan Wamenlu, Morten Hoglund, juga hadir dalam resepsi tersebut.


Dubes Cuong menyampaikan bahwa saat ini ASEAN merupakan komunitas bagi 10 negara Asia Tenggara yang hidup bersama dalam perdamaian dan kemakmuran. ASEAN merupakan contoh yang baik tentang bagaimana beragam negara dapat hidup bersama dalam kedamaian dan harmoni, terlepas dari perbedaan dalam sejarah, budaya, ras, agama, sistem politik dan pembangunan ekonomi mereka.

Dalam proses evolusinya, ASEAN secara bertahap telah menjadi faktor kunci dalam menjaga perdamaian, keamanan dan pembangunan di Asia Timur. Perannya juga sebagai kekuatan pendorong pada sejumlah mekanisme kerjasama seperti ASEAN + 1, ASEAN + 3, EAS dan ARF. Peran ASEAN dalam mempromosikan perdamaian dan kemakmuran di kawasan telah diakui dan dihormati secara luas.

Sedangkan Tone Skogen menyampaikan ucapan selamat kepada ASEAN yang telah menginjak usia 50 tahun dan penghargaan yang tinggi atas prestasinya dalam menjaga perdamaian di kawasan. Skogen juga menyampaikan besar harapan Norwegia untuk meningkatkan hubungan kemitraan dengan ASEAN. Norwegia akan terus memberikan prioritas yang tinggi kepada kemitraan ASEAN-Norwegia dan salah satu caranya yaitu dengan penunjukan Duta Besar untuk ASEAN, Morten Hoglund sejak pertengahan tahun 2017.

Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto, menyatakan sejak tahun 2015, ketika Norwegia secara resmi menjadi sectoral dialogue partner ASEAN, baik Norwegia maupun ASEAN semakin meningkatkan hubungan kemitraan dan kerja sama di berbagai bidang.

“Pada April lalu, Kepala Perwakilan ACO telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Borge Brende, dan dua pihak telah sepakat untuk terus memperkuat kemitraan ASEAN-Norway Sectorial Dialogue Partnership dan juga meningkatkan ASEAN Awareness di Norwegia.

Perlu diketahui bahwa, negara-negara ASEAN secara kesatuan merupakan mitra dagang Norwegia keempat terbesar di sektor barang, dan mitra dagang terbesar ketiga di sektor jasa. Dari itu saja bisa dilihat bagaimana pentingnya ASEAN di mata Norwegia,” ucap Dubes Yuwono. [ald] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya