Berita

Politik

Siparmas Sanggah Tudingan KPU Tidak Bekerja

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 07:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rumah Pintar Pemilu (RPP) sebagai salah satu program unggulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi bagian tidak terpisahkan dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat. RPP didirikan untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) partisipasi masyarakat dalam pemilu sebesar 77,5 persen.

Selain itu, KPU juga sudah melakukan kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk penggunaan Sistem Informasi Partisipasi Masyarakat (Siparmas). Aplikasi ini dapat digunakan untuk merekam kegiatan-kegiatan KPU dalam peningkatan partisipasi politik masyarakat dalam pilkada dan pemilu.

Demikian disampaikan Anggota KPU RI Wahyu Setiawan yang mewakili Ketua KPU RI Arief Budiman saat membuka acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) RPP, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (24/8).


Kegiatan itu juga dihadiri dua anggota KPU RI Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik, serta dua Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edi dan Fandi Utomo. Peserta Rakornas terdiri dari Komisioner Divisi Pendidikan Pemilih dan Sekretaris dari 34 provinsi seluruh Indonesia, serta perwakilan KPU kabupaten/kota yang menjadi pilot project RPP.

"Aktivitas yang direkam Siparmas yaitu aspek kegiatan yang prakarsanya dari penyelenggara, kemudian prakarsanya dari masyarakat, pemerintah atau pihak lain. Siparmas juga dapat menjawab tudingan bahwa KPU tidak ada pekerjaan saat tahapan pemilu berakhir, karena tahapan sosialisasi dan pendidikan pemilih akan terus berkelanjutan," tutur Wahyu yang membidangi divisi pendidikan pemilih di KPU.

Wahyu juga mengungkapkan KPU akan menerapkan metode baru, yaitu sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga. Pada dasarnya konsep-konsep baru KPU ini adalah ide-ide besar dari divisi pendidikan pemilih KPU seluruh Indonesia yang dirangkum KPU dan akan diadopsi ke dalam Peraturan KPU.

Senada dengan Wahyu seperti dilansir dari laman kpu, Kepala Biro Teknis dan Hupmas Nur Syarifah juga menyampaikan pentingnya RPP ini sebagai tantangan dalam mencapai target RPJMN dan menyongsong pemilu 2019. RPP tidak sebatas bangunan saja, tetapi RPP adalah ruang yang penuh ide kreatif dan menarik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilu.

"Rakornas ini juga untuk evaluasi sejauh mana kontribusi RPP yang dirintis sejak tahun 2015 ini terhadap pencapaian partisipasi pemilih. Sekaligus sebagai shopping list ide bagi KPU yang belum membangun RPP, mengingat pembangunan harus bertahap karena keterbatasan anggaran," papar Nur Syarifah.

Ditambahkannya, melalui Rakornas ini juga dapat diketahui permasalahan yang muncul dalam pembangunan RPP. Hasilnya dapat untuk menyusun kebijakan inovasi untuk menjadikan RPP menjadi sarana strategis bagi pemilih. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya