Berita

Foto/Net

Blitz

Pebisnis Mamin RI Dirayu Investasi Di Negeri Gangga

India Gelar Roadshow World Food 2017
RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 10:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah India mengge­lar roadshow World Food India 2017. Pengusaha Indonesia dirayu ikut terlibat dan mena­namkan investasinya di Negeri Sungai Gangga itu.

Kemarin, pemerintah India menggelar roadshow acara World Food India 2017 di Hotel JW Marriot, Jakarta, kemarin. Promosi pameran makanan terse­but dikenalkan langsung oleh Menteri Industri Pengolahaan Makanan India Sadvhi Niranjan Jyoti. Dalam acara tersebut hadir para pengusaha makanan dan minuman dari Indonesia.

Dalam sambutannya, Sadvhi kagum dengan Indonesia. Apal­agi, kerja sama kedua negara sangat baik. Dalam kesempatan tersebut, para pengusaha asal Indonesia diajak untuk menana­mkan modalnya di India


"Kami di sini mengajak ke­pada seluruh investor dari In­donesia untuk berpartisipasi ke India dan berinvestasi dalam pengolahan makanan. Kami juga menjamin kemudahan dalam berinvestasi di India," tambahnya.

Pemerintah Indonesia yang hadir diwakili oleh Kemente­rian Perindustrian (Kemenperin) menyambut baik dalam acara pameran yang di gelar untuk membantu para pengusaha In­donesia. Staf Ahli Menteri Per­industrian Dharma Budi men­gatakan, Kemenperin berperan mempromosikan produk dalam negeri ke luar negeri

"Penyelenggaraan pameran nanti diharapkan menjadi pen­dorong bagi para pengusaha di bidang industri makanan dan minuman, untuk memperke­nalkan produk, kualitas, dan citra merek serta memperoleh berbagai masukan dari pelang­gannya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAP­MII) Adhi Lukman menyambut, kesempatan yang di fasilitasi pemerintah India secara lang­sung. Pameran terbesar di India ini dapat memberikan pengusaha Indonesia kesempatan melebar­kan sayap perusahaannya.

Menurut Adhi, industri ma­kanan dan minuman merupakan hal yang vital bagi ekspor Indo­nesia. "Acara ini juga menjadi tantangan bagi kedua negara dalam membangun kemitraan yang kuat untuk mengatasi tantangan, seperti tarif, regulasi pemerintah tentang standar, la­bel, biaya ekonomi yang tinggi serta keterbatasan sumber daya dan inovasi," tambahnya

Untuk diketahui, pemerintah India akan menggelar pameran makanan terbesar, World Food 20017 di New Delhi pada 3-5 November 2017. Acara ini diharapkan bisa menarik dan meningkatkan investasi para investor asing dalam industri pengolahan makanan dan minu­man di India. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya