Berita

Nusantara

Gubernur Riau Minta Wartawan Kedepankan Kode Etik Jurnalistik

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wartawan harus tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam menjalankan profesi. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dituntut menjadi wadah yang memberi kepastian dan panduan agar para anggotanya tetap menjaga kode etik profesi mereka.

Demikian dikatakan Gubermur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman, saat berpidato dalam pelantikan pengurus PWI Provinsi Riau Periode 2017-2022 di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (22/8).

Acara tersebut dihadiri Sekjen PWI Pusat, Hendry Ch Bangun; Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, Atal S Depari; Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi; Bupati Bengkalis, Amril Mukminin; dan sejumlah pimpinan perusahaan swasta serta pemimpin media massa.


"Menjalankan KEJ itu sepertinya mudah, namun susah untuk betul-betul dijalankan. Karena itu diharapkan, PWI bisa menerapkan kepada anggotanya untuk mempedomi KEJ dalam bertugas, termasuk menghapus berita palsu atau hoax," ujar Gubernur Arsyadjuliandi.

Gubernur juga mengapresiasi kerjasama yang dilakukan PWI dengan beberapa pihak swasta. Menurutnya, kerjasama itu harus ditingkatkan.

Pengurus PWI Provinsi Riau Periode 2017-2022 yang diketuai Zulmansyah Sekedang dilantik oleh Sekjen PWI Pusat, Hendry Ch Bangun. Dalam sambutannya, Hendri meminta PWI Riau dapat terus meningkatkan profesionalisme wartawan terutama mereka yang bernaung di PWI.

"Tanpa masyarakat, PWI tidak ada apa-apanya. Dan perlu diingat, tanggung jawab wartawan adalah kepada publik. Jadi saya berharap program utama PWI Riau adalah tingkatkan profesionalitas wartawan terutama di PWI. Jangan langgar kode etik," sebut Hendry.

Sementara Zulmansyah Sekedang menyampaikan bahwa wartawan sangat penting diikutsertakan dalam menyosialisasikan pembangunan. Zulmansyah juga menyebutkan, tugas PWI adalah tiga yaitu mendorong pers bermartabat; pers yang adil dan benar; dan menjalin kerja sama dengan pemerintah dan swasta untuk tingkatkan kesejahteraan anggota.

Dalam acara pelantikan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PWI Provinsi Riau dengan tujuh mitra kerja. Di antaranya, Telkomsel, PT RAPP, PT PER, PT Arara Abadi, PT Jamkrida dan REI Provinsi Riau. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya