Berita

Luis Milla/Net

Olahraga

Garuda Muda Diminta Nggak Euforia

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla mengaku di­rinya lebih mementingkan ke­menangan di setiap pertandingan timnya dibandingkan harus memikirkan selisih gol.

Selisih gol memang menjadi patokan untuk menentukan po­sisi akhir setelah jumlah poin. Berbeda dengan SEAGames 2013 Myanmar, yang berpato­kan pada head to head setelah jumlah poin.

"Semua tim dalam grup ini kuat dan bekerja keras. Namun kami ingin mengalahkan mereka untuk ke final. Kami bertekad menang sebelum memikirkan selisih gol," kata Luis Milla.


Seperti diketahui Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dengan nilai 4 di bawah Vietnam setelah Evan Dimas melakoni laga dengan Thailand dengan skor imbang 1-1 dan menang atas Filipina (3-0).

Ketiga gol Indonesia di partai kedua Kamis (17/8) masing-masing dicetak Septian David Maulana (7), Muhammad Hargianto (45+1), Saddil Ramdani (59).

Jumlah poin Indonesia sama dengan Thailand, yang di laga keduanya menang tipis 1-0 atas Timor Leste. Indonesia ber­cokol di tempat kedua karena selisih gol yang lebih baik dari Thailand.

Indonesia selanjutnya meng­hadapi Timor Leste, Minggu (20/8), atau sebelum menjalani partai sulit melawan Vietnam, Selasa (22/8) dan Kamboja, Kamis (24/8).

"Timnas U-22 Vietnam meru­pakan tim yang hebat dan kuat di wilayah ini, seperti Thailand. Kami punya kemampuan dan percaya diri melawan Vietnam untuk lolos ke semifinal," jelas Luis Milla.

Menurut Milla, kemenangan melawan Filipina dan seri mela­wan Thailand merupakan modal yang sangat berharga. "Saya harap para pemain tidak hanyut eforia, tapi lebih termotivasi un­tuk meraih hasil positif di partai berikutnya," pintanya.

Setahu dia, Vietnam merupa­kan tim kuat dan mampu tampil konsisten sepanjang pertand­ingan.

"Vietnam lebih cepat mainnya dibanding dua lawan sebelum­nya. Ini yang harus diwaspadai," sebut Milla.

Tentang calon lawan Timor Leste, Minggu (20/8), Milla ber­harap para pemain tetap fokus dan tidak memandang remeh lawan. "Tidak peduli gol berapa yang penting menang dulu," tandasnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya