Berita

Arief Poyuono (kanan) dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto/net

Politik

Arief Poyuono Yakin Jokowi Terpilih Lagi Di 2019

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 16:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah meminta maaf ke PDI Perjuangan karena pernyataannya yang kontroversial, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, memuji-muji Presiden Joko Widodo.

Bahkan, dia memprediksi Jokowi bisa sukses kembali menjabat di periode kedua (2019-2024) karena capaian pemerintahannya selama ini.

"Hampir tiga tahun pemerintahan Joko Widodo sudah mulai menunjukan arah kemajuan yang nyata, yang mulai dirasakan masyarakat," ujar Arief kepada wartawan lewat pesan WhatsApp.


Di matanya, yang jadi ukuran nyata adalah inflasi dapat terkendali dan tidak ada tanda tanda krisis perbankan-keuangan, sekalipun banyak negara lain sedang menuju krisis dan pelemahan ekonomi juga ledakan pengangguran.

"Dalam 10 tahun terakhir pemerintahan SBY, bisa kita lakukan perbandingan dengan tiga tahun pemerintahan Jokowi, di mana tidak ada lagi petani alami kesulitan untuk mendapat pupuk bersubsidi dan tidak ada kelangkaan BBM dan gas 3 Kg, padahal harga BBM tidak disubsidi," katanya.

Selain itu, ujarnya, sembako tersedia dan harganya dapat dijangkau masyarakat. Dalam hal suplai logistik pun patut dibanggakan di mana pemerintahan ini berhasil menurunkan dwelling time dan menggelar pemberantasan pungli. Ia juga memuji Jokowi dalam hal pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.

"Pemerintah juga sangat disiplin dalam pengunaan utang, sehingga lebih efisien dan nyata. Kampanye negatif tentang utang negara yang dilakukan pemerintahan Jokowi hanya ketakutan dari berbagai pihak yang tidak jujur bahwa pemerintahan Jokowi akan mengalami kesuksesan yang gilang gemillang," sanjungnya

Tak henti di sana pujian pria yang tadinya garang beroposisi terhadap pemerintah ini. Arief mengatakan, pengelolaan BUMN di era Jokowi semakin trasnparan. Peran serta BUMN yang langsung mengambil proyek-proyek infrastruktur berjalan efektif dan bergerak lebih cepat. Hal yang sangat mengejutkan, lanjutnya, kinerja pasar saham mengalami kinerja yang luar biasa hingga IHSG tembus pada kisaran Rp 5000 per lembar saham.

"Melihat prestasi Jokowi yang bakal meraih kesuksesan, sepertinya bukan tidak mungkin Jokowi akan terpilih kembali jika mencalonkan kembali sebagai Capres 2019," pungkas Arief. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya