Berita

Foto/Net

Nusantara

Hattrick Piala Adipura Untuk Tebing Tinggi Adalah Sebuah Tantangan

JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 13:55 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

. Kota Tebing Tinggi menjadi satu-satunya kota di Provinsi Sumatera Utara yang berhasil meraih tiga kali secara berturut-turut Piala Adipura untuk kategori kota sedang.

Selain Piala Adipura, Kota Tebing Tinggi di tahun 2017 juga menerima penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Berprestasi yang ke-4 atas prestasi Pemkot Tebing Tinggi untuk wilayah Sumatera.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Depublica Institute, Teddy Firman Supardi mengatakan, Piala Adipura yang diraih Pemkot Tebing Tinggi tidak bisa dilihat dari keberhasilan pembangunan. Apalagi, kesejahteraan di Kota Tebing Tinggi.


Teddy menjelaskan, selain hanya penghargaan untuk bidang lingkungan, Adipura yang diraih Pemkot Tebing Tinggi hanya dapat dilihat dari kacamata kecil keberhasilan pembangunan.

"Yang paling penting kebijakan lingkungan, juga tidak bisa dilihat hanya ukuran Adipura," kata Teddy melalui pesan elekronik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/8).

Menurutnya, kebijakan pendukung lain seperti menciptakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang baik, tata kelola permukiman, dan terkhusus untuk masyarakat miskin, juga menjadi bagian dari kebijakan lingkungan yang harus menjadi prioritas Pemkot Tebing Tinggi.

Sementara, untuk penghargaan TPID Berprestasi, Teddy menilai untuk kerangka formal penilaian, Kota Tebing Tinggi layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Tetapi jika dilihat lebih dalam, gejala kebijakan pengendalian inflasi dapat juga dilihat dari sisi ekonomi yang lain (other supply side).

"Letak Kota Tebing Tinggi memang cukup strategis dalam akses logistik pemenuhan barang maupun pangan," ujar Teddy.

Teddy mengatakan, dalam kondisi tertentu seperti hari-hari besar, banyak terjadi fenomena migrasi konsumen yang ada di Kota Tebing Tinggi ke kota-kota yang lain. Misal ke Kota Medan atau Kota Pematang Siantar. Ini juga harus dilihat dampak ekonominya.

Tapi jika dilihat lebih mendalam, lanjut Teddy, kerangka formal pengendalian inflasi hanya satu bagian saja dari kebijakan ekonomi. Meskipun harus juga diapresiasi kinerja pemko dalam menjaga stabilitas harga.

"Jika menggunakan penilaian formal, tentu layak. Tapi jika dilihat permasalahan seperti tata kelola kebersihan di pasar, tata kelola DAS. Tentu masih jauh dari wajar," katanya.

Menurut Teddy, kebijakan subtantif sangat diperlukan untuk kemajuan Kota Tebing Tinggi. Seperti dukungan bagaimana posisi strategis Kota Tebing Tinggi dalam mendukung kawasan ekonomi khusus.

"Kebijakan untuk mendukung kota jasa dan perdagangan, dan fokus pada manajemen birokrasi, kedepan harus juga menjadi prioritas Pemkot Tebing Tinggi," demikian Teddy. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya