Berita

Agus Rahardjo

Hukum

Temui Saksi Kunci E-KTP Di AS, KPK Enggak Buka-Bukaan

RABU, 19 JULI 2017 | 17:13 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mencari barang bukti keterlibatan Setya Novanto pada korupsi E-KTP hingga ke Amerika Serikat. Kabar itu mencuat tak lama pasca sidang tuntutan dua terdakwa e-KTP, Irman dan Sugiharto.

Dalam sidang tuntutan itu, jaksa berulang kali menyebut nama Johanes Marliem. Pria yang saat ini dikabarkan berada di Amerika Serikat itu disebut pernah beberapa kali mengikuti pertemuan dengan Setya Novanto dan Andi Agustinus saat membahas proyek E-KTP.

Johanes Marliem disebut-sebut sebagai saksi kunci kasus korupsi proyek senilai 5,9 triliun tersebut.


Ketua KPK Agus Rahardjo hanya tertawa saat dikonfirmasi wartawan perihal tersebut.

"Hahaha. Ya, kalau itu bukan hanya ke Amerika, kan? Ke banyak tempat," kata Agus kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/7).

Agus mengaku dalam proses penyidikan kasus E-KTP, KPK melakukan penyidikan di banyak tempat, salah satunya Singapura.

Namun Agus enggan mengungkapkan siapa saja pihak yang dimintai keterangan dalam pemeriksaan di luar negeri tersebut.

"Karena memang ke Singapura kita sering. Kebanyakan tempat. Enggak perlu saya sebutkan siapa yang kita temui. Karena yang kita temui banyak," imbuh Agus.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah juga menegasakan, pihaknya hanya bisa membeberkan informasi penyedikan yang bersifat publik. Terkait teknis penyidikan juga, menurut Febri hal itu akan dibuka di persidangan.

"Dan tidak mungkin kami sampaikan bukti-bukti di luar proses persidangan. Jadi mari kita letakan pada proses hukum di ruang sidang yang akan menguji itu," ujar Febri. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya