Berita

Kementerian Koperasi Kembangkan Sistem Informasi Pendukung KUMKM

RABU, 19 JULI 2017 | 14:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan sistem informasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi dan UMKM (KUMKM) sebagai bentuk dukungan mempercepat pengembangan wirausaha pemula di Indonesia.

Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat dan KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM, Budi Mustopo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang merancang sistem informasi pengembangan SDM UMKM, yang akan diberi nama infokumkm.go.id, sebagai wadah interaksi antarpelaku koperasi dan UKM di Indonesia.

"Sistem informasi diperkenalkan pada April 2017 dan akan disiapkan beroperasi pada Juli 2017," katanya dalam keterangan pers di Jakarta, belum lama ini.


Sistem informasi pengembangan SDM KUMKM ini merupakan gagasan Budi Mustopo ketika mengikuti Diklat Kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang sedang berlangsung hingga kini.

Gagasan sistem informasi pengembangan SDM ini dikembangkan sebagai respon untuk memenuhi kebutuhan informasi seputar koperasi dan UKM di Indonesia.

Budi Mustopo menjelaskan, sistem informasi tersebut memuat berbagai informasi antara lain, cerita sukses wirausaha pemula, informasi akses pembiayaan dengan perbankan dan koperasi, hingga chat interaktif antarpelaku UKM. Dengan demikian diharapkan kehadiran sistem informasi ini bisa mendekatkan informasi yang selalu update kepada masyarakat.

Semakin maraknya penggunaan smartphone, khususnya di kalangan anak muda, memperbesar peluang diaksesnya sistem informasi pengembangan SDM KUMKM sehingga dalam praktiknya akan dijangkau generasi yang produktif.

Berdasarkan data Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2016, pengguna jasa internet di Indonesia mencapai 132,7 juta. Jumlah ini meningkat 50 persen dibandingkan pengguna jasa internet pada 2014 yang hanya mencapai 88 juta. Dari 132,7 juta pengguna internet, sebanyak 70 persen di antaranya mengkases internet melalui telepon pintar (smartphone).

Budi Mustopo mengatakan, sistem informasi ini mendekatkan isu koperasi dan UKM kepada kaum muda yang sehari-hari dekat dengan gadget. Pada masa mendatang, dengan pembaharuan secara terus-menerus, sistem informasi ini akan dirancang lebih update dengan kebutuhan masyarakat.

"Website informasi KUMKM ini akan bisa diakses dari seluruh Indonesia sehingga mengurangi kesulitan atau hambatan informasi yang selama ini dialami oleh masyarakat yang jauh dari ibu kota provinsi. Anak-anak muda di daerah yang ingin belajar membuka usaha bisa mengakses situs ini dan menemukan kebutuhan akan rencana bagi pengembangan usaha mereka," kata dia. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya