Berita

Fahri Hamzah/net

Hukum

Pegawai KPK Tidak Punya Legal Standing Gugat Pansus

KAMIS, 13 JULI 2017 | 20:56 WIB | LAPORAN:

. Langkah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan uji materiil kewenangan DPR RI menggunakan hak angket terhadap KPK memiliki persoalan legal standing.

"Saya kira perlu dicek dulu, apakah pegawai KPK memiliki legal standing. Sebab, orang yang punya legal standing adalah orang yang dirugikan oleh satu keputusan," kata Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7).

Fahri menilai hak angket terhadap KPK, yang berwujud Panitia Khusus (Pansus), tidak merugikan siapapun karena merupakan pelaksanaan tugas DPR RI yang dilindungi konstitusi.


"Jadi enggak merugikan siapa-siapa. Enggak merugikan KPK, enggak merugikan pegawai KPK. Jadi, ada persoalan legal standing," jelasnya.

Dia mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak upaya judicial review para pegawai KPK yang didukung penuh pimpinan komisi itu.

"Itu harus ditolak. Sebab, KPK bukan lembaga swasta atau privat, KPK milik negara. Seratus persen dia mendapat uang dari negara atau mendapat fasilitas dari mereka yang direstui oleh negara. Kecuali KPK kebanyakan mendapat asupan uang dari tempat yang ilegal," jelasnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya