Berita

Net

Hukum

Terduga Teroris Targetkan Serangan Ke Mapolsek Cisaat Dan Cianjur

RABU, 12 JULI 2017 | 03:11 WIB

Terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror Polri sebelum perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah sudah berencana untuk menyerang Mapolsek Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Sebelum Lebaran, petugas menangkap tersangka berinisial RZ dan AZ di Cianjur kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap HSS pada Senin (10/7) di Cianjur dan menyusul AAB alias Abu Umar tertangkap di Sukabumi pada Selasa (11/7)," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, seperti dikutip Antara (Rabu, 12/7).

Informasinya terduga jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini sudah menyiapkan persenjataan untuk menyerang Mapolsek Cisaat, Sukabumi, dan juga Mapolsek Cianjur Kota, Cianjur. Diduga HSS merupakan penyuplai senjata dan peluru kepada RZ dan AZ, namun sebelum melakukan aksinya mereka keburu tercium Tim Densus 88. Diduga keempat terduga teroris yang ditangkap secara terpisah ini masih satu jaringan.


Untuk HSS ditangkap di Kampung Pajaya, Desa sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Sementara Abu Umar ditangkap di Kampung Bobojong, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

Jaringan tersebut berencana menyerang polisi menggunakan senjata api. Sasarannya anggota polisi yang tengah bertugas di kedua polsek tersebut dan etnis keturunan.

"Keempatnya merupakan sel baru JAD dan ada kaitannya dengan Kelompok Ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) Cianjur," tambah Yusri.

Terkait ada rencana aksi penyerangan Markas Polsek Cisaat petugas meningkatkan penjagaan, bahkan pintu masuk ke kantor polisi tersebut di barikade atau dihalangi portal dan pembatas jalan. Selain itu, setiap anggota polisi yang bertugas pun minimalnya harus dua orang sehingga bisa saling mengawasi dan menjaga untuk menjaga keamanan dari aksi serangan pelaku teror. [wah] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya