Berita

Rex Tillerson/net

Dunia

Menlu AS: Beberapa Tuntutan Kepada Qatar Sulit Untuk Dipenuhi

SENIN, 26 JUNI 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tuntutan negara-negara Arab di bawah komando Arab Saudi terhadap Qatar dianggap tidak masuk akal oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson.

Sebelumnya, empat negara Arab telah mengirim daftar 13 tuntutan yang harus dipenuhi Qatar agar isolasi terhadap negara tersebut dicabut. Keempat negara tersebut adalah Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Salah satu tuntutan adalah Qatar harus menutup media massa Al Jazeera yang mereka kelola.


Rex Tillerson mengatakan beberapa tuntutan kepada Qatar akan sangat sulit untuk dipenuhi. Bagaimanapun, kata Tillerson, tuntutan itu mencakup wilayah penting yang memberikan dasar bagi dialog yang mengarah pada sebuah resolusi

"Langkah selanjutnya yang produktif adalah agar masing-masing negara dapat duduk bersama dan melanjutkan pembicaraan ini," kata Tillerson.

Ia juga mengkonfirmasi bahwa Qatar telah memulai peninjauan kembali atas tuntutan yang dikeluarkan oleh blok negara-negara yang dipimpin oleh Saudi Arabia itu.

"Kami percaya sekutu dan mitra kami lebih kuat saat mereka bekerja sama menuju satu tujuan yang kita semua sepakati, yaitu menghentikan terorisme dan melawan ekstremisme," kata Tillerson, dikutip Al Jazeera.

Dia juga menyerukan "penurunan retorika" untuk membantu meredakan ketegangan. Juga menegaskan bahwa Washington mendukung upaya mediasi oleh Kuwait yang bertujuan meredakan krisis tersebut setelah empat negara Arab memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni.

Selain menuntut pembubaran Al Jazeera, Arab Saudi Cs juga meminta Qatar mengurangi hubungan dengan Iran dan menutup sebuah pangkalan militer Turki dalam waktu 10 hari.

Selain itu, empat negara tersebut juga menuntut pemutusan semua hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, yang dilarang di negara-negara Arab lainnya

Keempat negara Arab itu meminta Qatar menolak warga negara dari empat negara dan mengusir mereka yang saat ini berada di wilayahnya. Negara-negara tersebut mengklaim poin ini sebagai upaya untuk mencegah Qatar mencampuri urusan dalam negeri mereka.

Mereka juga meminta Qatar menyerahkan semua individu yang dicari oleh keempat negara terkait terorisme. Lalu, mendesak Qatar menghentikan pendanaan setiap entitas ekstremis yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh AS.

Mereka juga meminta informasi rinci tentang tokoh oposisi di negara masing-masing yang didanai oleh Qatar. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya