Berita

Ade Komarudin/Net

Hukum

Kasus E-KTP, KPK Panggil Akom Dan Chairuman

SELASA, 20 JUNI 2017 | 11:17 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa Wakil Ketua DPR periode 2009 - 2014, Ade Komaruddin dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), hari ini (Selasa, 20/6).

Selain Akom, sapaan Ade Komaruddin, penyidik KPK juga memanggil mantan Ketua Komisi II DPR tahun 2010 - 2011, Chairuman Harahap.

Keduanya dipanggil untuk dimintai keterangannya dengan tersangka, Andi Narogong.


Begitu disampaikan Jurubicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Kuningan, Jakarta.

Nama Chairuman sempat disebut oleh pengacara Hotma Sitompul dalam sidang lanjutan korupsi e-KTP, Senin (8/5) lalu. Hotma menyebut Chairuman pernah merekomendasikan kedua terdakwa kasus korupsi e-KTP, Irman dan Sugigarto agar menggunakan jasa advokatnya.

Dalam surat dakwaan, Akom dan Chairuman disebutkan menerima aliran dana dari proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu. Akom disebut-sebut menerima uang 100 ribu dolar AS, sedangkan Chairuman sebesar 584 ribu dolar AS dan Rp 26 miliar.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menyatakan bahwa Chairuman berperan banyak dalam meloloskan anggaran proyek e-KTP di DPR. Chairuman juga beberapa kali meminta uang melalui anggota DPR dan langsung kepada pengusaha, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Dalam pemeriksaan kasus korupsi e-KTP ini, penyidik KPK juga panggil Komisaris PT Berkah Langgeng Abadi, July Hira dan dari pihak swasta Melyana JAP.

"Total ada empat saksi yang kita panggil hari ini untuk tersangka AA. Kami harapkan keempatnya hadir dan bisa membantu proses penyidikan," pungkas Febri.[wid] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya