Berita

Foto: Setkab.go.id

Politik

Jokowi: Makan Ikan Itu Penting

SABTU, 17 JUNI 2017 | 13:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo menyalurkan 1.675 bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, beberapa saat lalu (17/6).

Pembagian dilakukannya usai membagi Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke para pelajar di Wonosobo.

"Untuk PKH, tadi sudah disampaikan oleh Menteri Sosial, diberikan anggaran dalam kartu itu Rp 1.890 ribu. Sebentar lagi bisa dicairkan Rp 500 ribu, Rp 500 ribu, berarti Rp 1 juta ," jelas Jokowi dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.


Yang jadi penekanan Jokowi adalah dana itu hanya dipakai untuk keperluan anak-anak, termasuk keperluan sekolah.

"Untuk hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan, juga bisa dipakai untuk gizi anak kita," tambah Presiden.

Ia juga meminta kaum ibu menolak jika suami meminta uang PKH hanya untuk membeli rokok.

Untuk PMT, Jokowi menjelaskan bahwa anak-anak bisa mengonsumsi roti biskuit sebanyak 6 keping per hari. Untuk anak balita umur 6 bulan-11 bulan mengonsumsi 8 keping per hari. Anak umur 1-5 tahun bisa mengonsumsi 12 keping.

Sedangkan untuk ibu hamil umur kandungan 1-3 bulan bisa mengonsumsi 2 keping per hari, umur kandungan 4-9 bulan bisa mengonsumsi 3 keping per hari.

"Roti biskuit ini komposisinya tinggi sekali. Ini saya bacakan. Ada energinya 300 gram, kalori, karbohidrat 400 gram, protein 6 gram, lemak 13 gram. Vitamin ini ada 11 macam vitamin di sini. A, B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12, vitamin C, vitamin D, vitamin E. Ada juga kandungan mineral di sini, 8 macam," urai Jokowi.

Dia mengatakan, gizi anak-anak Indonesia harus baik sehingga menjadi anak-anak yang sehat, pintar dan tidak kalah bersaing dengan anak-anak dari negara lain. Terkait itu, Jokowi mengingatkan orang tua memberi anak-anaknya ikan dan makanan lain yang tinggi protein.

"Jangan hanya makan roti ini. Harus diberi ikan. Makan ikan itu penting. Meskipun sedikit, tapi itu penting, daging penting, telur penting, tahu penting, tempe penting. Karena itu kandungan proteinnya baik untuk anak-anak kita," sambung Jokowi. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya