Berita

Ridwan Kamil

Politik

PILGUB JABAR

Nasdem Jabar: Memang Apa Dosa Kang Emil?

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 22:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa, geram terhadap pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono.

Demikian diberitakan RMOL Jabar. Beberapa hari lalu di Bandung, Ferry mengatakan partainya masih buka peluang kepada Walikota Bandung, Ridwan Kamil (Kang Emil), untuk diusung sebagai kandidat Calon Gubernur Jabar asalkan dia "insyaf".

"Memang dosanya Kang Emil apa harus insyaf dan taubat segala? Kang Emil tidak punya kesalahan apapun baik sebagai individu atau wali kota. Mereka juga bukan malaikat yang meminta orang untuk insyaf," kata Saan di sela Rakerwil Nasdem di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Jumat (9/6).


Saan menegaskan, Nasdem mengusung Emil di Pilkada Jabar 2018 tanpa unsur paksaan atau intimidasi. Bahkan, dia mengklaim Nasdem tidak meminta "mahar politik".

Partai Gerindra adalah partai yang mengusung Emil pada Pemilihan Walikota Bandung 2013 silam.

Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu mengaku masih membuka peluang bagi Ridwan Kamil jika ingin diusung sebagai bakal Cagub di Pilkada Jabar tahun depan.

"Kalau Pak Ridwan Kamil insyaf, kami akan dukung. Kalau tidak, terpaksa kami lawan," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, saat ditemui di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/6).

Ferry juga berharap Ridwan Kamil mau mengakui bahwa ada intimidasi dari Partai Nasdem dan Kejaksaan Agung yang dipimpin eks kader Nasdem. Intimidasi itu diduga sebagai alasan utama Ridwan Kamil mau menerima pinangan Nasdem.

"Partai Gerindra lebih senang Ridwan Kamil secara gagah mengatakan tidak takut terhadap ancaman jaksa Agung," tegasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya