Berita

Foto: Biro Humas Dan Komunikasi Kementerian PUPR

Advertorial

Percontohan Penataan Kawasan Nelayan Di Kota Bengkulu

MINGGU, 04 JUNI 2017 | 09:57 WIB

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa salah satu program strategis Kementerian PUPR adalah penataan kumuh pesisir dan juga pembangunan rumah khusus untuk nelayan agar kawasan pesisir menjadi daerah pemukiman yang lebih manusiawi, layak huni dan tertata baik lingkungannya.

Kementerian PUPR melakukan Penataan Kawasan Permukiman Nelayan dan Tepi Air di 11 lokasi yang akan menjadi contoh pembenahan kawasan pesisir pada periode 2016-2018. Dari 11 lokasi, delapan lokasi di antaranya sudah terkontrak pelaksanaan pekerjaannya.

Sebanyak tiga di antaranya bahkan sudah dimulai pekerjaan fisiknya sejak 2016, yakni Kampung Beting (Kota Pontianak), Kampung Tegalsari (Kota Tegal), dan Kampung Sumber Jaya (Kota Bengkulu) dengan menggunakan kontrak tahun jamak dan ditargetkan selesai pada tahun yang sama.


Sementara lima kawasan akan dimulai pengerjaannya tahun 2017. Lima kawasan pesisir lain yang akan ditata tahun ini yaitu, Kampung Kuin (Kota Banjarmasin), Kampung Karangsong (Kota Indramayu), Kampung Tambak Lorok (Kota Semarang), Kampung Untia (Kota Makassar), dan Kawasan Hamadi (Kota Jayapura).

Di Provinsi Bengkulu, penataan kawasan dilakukan di Kampung Sumber Jaya yang memiliki kawasan kumuh mencapai 47,42 hektar, dengan luas deliniasi mencapai 11,8 hektar. Kampung ini sebelumnya memiliki kondisi aksesibilitas atau jalan lingkungan tanpa drainase, serta turap yang rentan rusak dan belum permanen.

Setelah dilakukan penataan, kawasan tersebut menjadi tertata rapi dan menjadi oase bagi masyarakat Kota Bengkulu untuk berkumpul, bersosialisasi bahkan menjadi ruang seni terbuka.

Penataan Kampung Sumber Jaya dilakukab tahun 2016 dengan melakukan pekerjaan fisik meliputi, peningkatan jalan akses, saluran U-ditch, paving, dan tutup U-ditch. Selain itu dilakukan juga pekerjaan gertak, ruang terbuka hijau (RTH), revitalisasi masjid serta open space dengan dana mencapai Rp 9,32 miliar dan masa pekerjaan sejak 26 Juli 2016 hingga 23 Desember 2016.

Selain itu juga dibangun akses air minum dan sanitasi di kawasan permukiman nelayan tersebut.

Selain penataan kawasan, di Provinsi Bengkulu, Kementerian PUPR juga membangun rumah susun sebanyak 97 unit, rumah swadaya sebanyak 2.000 unit, dan rumah khusus nelayan sebanyak 21 unit yang juga menjadi bagian penataan kawasan pesisir. Rumah khusus tersebut dibangun di Desa Tanggo Raso, Kecamatan Pinoraya, Kabupaten Bengkulu Selatan telah dibangun pada 2017 secara padat karya dengan melibatkan masyarakat.

Tak hanya menyediakan rumah, Kementerian PUPR juga melengkapi rumah dengan listrik, air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan  memiliki jalan dengan rigid beton  serta drainase dengan pasangan batu.[wid/***]

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya