Berita

Politik

PILGUB JABAR

Ketum PAN Kadung Jatuh Cinta Kepada Dedi Mulyadi

JUMAT, 26 MEI 2017 | 17:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyebut Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, sebagai kandidat kuat Calon Gubernur Jawa Barat pada Pilkada di Juni tahun depan.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Zulhas tersebut usai memberi kuliah umum kepada para tokoh desa se Jawa Barat di Bale Maya Datar, kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta, Jumat (26/5).

Zulhas mengatakan bahwa Dedi Mulyadi sudah disiapkan untuk digandengkan dengan kader PAN. Komunikasi yang berlangsung antara Dedi dengan PAN terbilang intensif.


"Kang Dedi merupakan kandidat yang akan kami usung untuk menjadi Gubernur. Di internal kami ada Dessy Ratnasari, ada Bima Arya. Saya ini sudah tiga kali ke Purwakarta, sehabis Lebaran rencananya mau ke sini lagi. Jadi ini tandanya apa?" ucap Zulhas, dikutip RMOL Jabar.

Lebih jauh, Zulhas mengaku sudah kadung "jatuh cinta" kepada Dedi Mulyadi karena keberhasilannya membangun Purwakarta. Rasa cinta ini membuat dirinya tidak ingin berkomunikasi dengan pihak lain terkait Pilkada Jabar.

"Program pembangunan desa milik Kang Dedi ini sangat Pancasilais, memenuhi hak rakyat, luar biasa dan sangat bagus. Kita sudah satu visi dan saya sudah jatuh cinta kepada Kang Dedi. Makanya, saya enggak ada komunikasi dengan yang lain," tegasnya.

Terkait dukungan yang dilontarkan Ketua Umum DPP PAN, Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat  berujar bahwa langkah politiknya ia jalani seperti air mengalir. Ia mengaku masih menunggu waktu tepat untuk memutuskan resmi melangkah di Pilkada Jabar.

"Kita ikuti saja seperti air mengalir. Kita ikuti saja, tunggu saja waktunya ya," ungkap Dedi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya