Berita

Nusantara

PMII Malang Putuskan Satu Kadernya Maju Kongres XIX

MINGGU, 14 MEI 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gong perebutan kursi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) segera ditabuh.

Sejumlah kandidat pun semakin gencar menyosialisasikan program unggulannya jika terpilih dalam Kongres XIX yang digelar di Palu, Sulawesi Tengah pada awal pekan depan.

Beberapa kandidat mengaku optimistis bisa memenangkan perebutan. Termasuk dua kader PMII asal Kota Malang, Jawa Timur, yakni Iden Karebet Ulum dan Athik Hidyatul Umma.


Ya untuk kali sekian, ada dua kader PMII Cabang Kota Malang yang maju sebagai kandidat.

"Sebenarnya kami berharap hanya satu kader yang maju. Tapi ini kan tidak mudah, karena terjadi pro dan kontra jika hanya satu yang direkomendasi," ujar Ketua Umum PC PMII Kota Malang, Muhammad Faris Abdul Aziz sebelum bertolak ke Palu dalam keterangan persnya, Minggu (14/5).

Meski tidak mudah, lanjut Faris, pihaknya tetap mengupayakan agar hanya satu kader yang maju. "Kita pakai metode sebelum-sebelumnya yaitu konvensi.

"Kemarin mekanisme itu sudah kami lakukan. Dan hasilnya, sabahat Iden Karebet yang kita rekomendasi," Faris menambahkan.

Ditanya, apakah hasil konvensi itu dipatuhi oleh para kader yang maju? Menurut Faris harus dipatuhi.

"Tapi sayang sahabati Athik tetap ngotot ingin maju dengan rekomendasi PKC (Pengurus Koordinator Cabang) PMII Jatim," beber Faris.

Karena itu, Faris menegaskan, bahwa PC PMII Kota Malang akan mematuhi dan konsisten menjalankan hasil rekomendasi. Artinya, pihaknya akan fokus menawarkan Karebet kepada para pemilik suara untuk dipilih sebagai ketum PB PMII.

"Ya, kami harus konsisten dan konsekuen dengan hasil konvensi. Ini bukan berarti kami memotong karir kader," pungkasnya.[wid]






Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya