Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

GPII Dukung Penghadang Fahri Hamzah Ditangkap

MINGGU, 14 MEI 2017 | 08:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kedatangan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di Manado, Sulawesi Utara, mendapat penolakan dari sejumlah elemen masyarakat.

Massa pendemo itu membawa spanduk dan pamflet bertuliskan di antaranya  "Usir si mulut busuk Fahri" saat aksi di Bandara Sam Ratulangi Manado pada Sabtu (13/5).

Seharusnya Fahri menghadiri undangan seminiar kebangsaan yang akan digelar di salah satu restoran. Namun Fahri hanya berkunjung ke Kantor Gubernur dan setelah itu langsung terbang pulang.


"Mengerikan suasananya. Manado, Bumi nyiur melambai yang selama ini dikenal dengan toleransi tinggi kini dinodai kelompok-kelompok itu," ujar Ketua Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI), Karman BM dalam keterangannya.

GPPI, kata Karman, menilai tindakan massa pendemo itu jelas melawan hukum karena membawa senjata tajam, dan jauh dari nilai Pancasila.

"Sebelum segala sesuatu merembet ke daerah lainnya maka dengan ini kami meminta supaya aparat penegak hukum (APH) khususnya Polri untuk segera menangkap dalang dan otak di balik tindakan melawan hukum dan anti Pancasila itu," desaknya.

Pihaknya khawatir merembet ke aksi-aksi serupa di beberapa tempat jika tidak segera ditangani polisi.

Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas suasana di tengah masyarakat.

"Hindari provokasi yang dapat memecah belah kohesivitas di antara warga negara," terangnya.

Begitu pula kepada semua pihak dan elemen bangsa untuk sama-sama menjunjung tinggi hukum di atas segalanya.

"Hukum tidak boleh diintervensi oleh kepentingan politik apapun dan siapapun," tegas Karman.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya