Berita

Ahok

Politik

Ketum PSI: Pendukung Ahok Pusing, Cari Dukungan Sampai Ke Belanda

RABU, 10 MEI 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sikap pihak Belanda yang akan mendesak pemerintah Indonesia membebaskan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jeratan hukum dua tahun penjara disesalkan.

Apalagi, mereka juga akan meminta Parlemen Uni Eropa untuk memberikan tekanan yang sama. [Baca: Parlemen Belanda Minta Ahok Dibebaskan]

"Dia ngapain ikut campur hukum dalam negeri Indonesia," tegas Ketua Umum Partai Sarikat Indonesia (PSI), Rahardjo Tjakraningrat, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Rabu, 10/5).


Dia menengarai pihak Belanda ikut cawe-cawe karena ada yang mengompori dari dalam negeri. Dia mempertanyakan dimana kedaulatan hukum kita kalau terpengaruh dengan asing.

"Pro Ahok mungkin sudah pusing, kemana-mana minta tolong. Sudah nggak peduli, sehingga mempermalukan bangsa," sergahnya.

Lebih dari itu, dia juga menilai, intervensi dari bekas negara penjajah tersebut tak lepas dari hasil Pilkada DKI Jakarta. Belanda tak terima pasangan Anies-Sandi yang didukung mayoritas umat Islam menang.

"Mereka ingin Indonesia jadi sekular kayak Belanda. Karena Anies didukung umat Islam, ini yang mereka tidak mau," tandasnya.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya