Berita

Edhy Prabowo/Net

Politik

Gerindra Minta Semua Pihak Hormati Vonis Ahok

RABU, 10 MEI 2017 | 02:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo menilai banyak sikap yang muncul atas vonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Saya yakin vonis ini ada yang kecewa, ada yang senang, ada yang sedih, ada yang gembira. Bagaimana pun juga putusan hukum sudah diambil, kami mengajak semua elemen untuk menerima dengan hati yang besar, ini pelajaran bagi kita semua," ujar ketua Komisi IV DPR ini, Selasa (9/5).

Semua pihak, lanjut Edhy, hendaknya menghormati keputusan yang telah diambil majelis hakim dan menyerahkan kepada mekanisme hukum.


"Saya yakin, sebagian kelompok ada yang merasa kurang berat (vonisnya), tapi sebagian kelompok lain keberatan. Saya pikir tidak ada selesainya kalau kita saling mencari-cari mana yang terberat mana yang teringan. Tapi saya percaya mekanisme pengadilan di negera kita sudah berjalan dan kita hormati," ujarnya.

Walaupun berpandangan proses pengadilan yang dijalani Ahok terlalu berbelit. Bahkan, Edhy menilai pemerintah yang cenderung membela Ahok yang ditunjukkan dengan pemutusan vonis yang tertunda dan berbagai macam alasan lainnya, ia mengimbau semua pihak baik yang mendukung aupun yang kontra tetap menghormati putusan yang telah ditetapkan pengadilan.

"Kita minta hasil ini dihormati, mudah-mudahan ini yang terbaik bagi kita semua," demikian Edhy Prabowo. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya