Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Tetap Persembahkan Diri Untuk Kemajuan Bangsa

RABU, 10 MEI 2017 | 01:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Meski gagal di Pilkada Jakarta, tokoh muda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kini semakin menjadi sorotan publik dan diprediksi menjadi tokoh muda masa depan kepemimpinan bangsa.

Hal tersebut ditunjukkan ketika melakukan pertemuan dengan ribuan elemen mahasiswa dalam acara 'KNPI Mencari Pemimpin Muda', di GOR Pemuda Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (8/5).

Pada acara itu, AHY menekankan tentang pentingnya rasa nasionalisme bagi generasi muda Indonesia. Selain itu generasi muda wajib menjadi generasi pembaharu, generasi perubahan kearah yang lebih baik, tidak cepat puas, serta tidak tinggal diam di zona nyaman.


"Mereka adalah generasi yang harusnya berani berubah dengan cara-cara tertentu, cara-cara yang baik untuk mencapai sebuah kemajuan. Bukan generasi penonton yang hanya pandai berujar, pandai mengkritisi tapi tidak memberikan solusi," tegasnya

Menurut AHY, setiap usaha yang dilakukan tidak selalu berjalan mulus. Hambatan, rintangan dan ujian harus dilalui untuk meraih sebuah kesuksesan. Untuk itu, ia berharap generasi muda tidak pantang menyerah dan tidak takut akan kegagalan.

"Anak muda jangan takut gagal," ujar mantan calon Gubernur Jakarta tersebut.

AHY juga berpesan agar generasi muda untuk selalu bersikap adil dan bijaksana serta mengedepankan cinta dan kasih sayang, tidak saling menghina, dan saling menghormati perbedaan, untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045. Karena, sikap tersebut merupakan jati diri bangsa Indonesia.

"Ke depan nanti saya akan tetap mendarmabaktikan hidup saya untuk ikut memajukan bangsa dan negara tercinta ini menuju Indonesia Emas di tahun 2045," tukas putra Presiden keenam RI SBY ini.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Jackson Kumaat. Menurutnya, kasus penodaan agama dengan terpidana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi cermin bagi semua generasi muda, agar jangan saling menghina agama, suku atau ras orang lain.

"Kasus Ahok menjadi cermin semua generasi muda, untuk tidak menghina agama, suku atau ras orang lain. Selalu amalkan nilai-nilai luhur budaya sesuai jatidiri orang Indonesia," tegasnya.

Jackson berharap, KNPI menjadi pilar utama pembangunan generasi muda yang unggul, dan hadir dengan penuh pengabdian di segala bidang, menggaungkan kemuliaan bangsa dan berprestasi demi NKRI.

Dalam acara KNPI mencari pemimpin muda, juga dihadiri Gubernur NTB M. Zainul Majdi, Ketum DPP KNPI M. Rifai Darus, Sekjen DPP KNPI Sirajuddin Abdul Wahab, Ketua DPD KNPI NTB Hamdan, Ketua MPI KNPI NTB Sulhan, serta Ketua DPD KNPI Sumsel Ridho. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya