Berita

Politik

#KamiBersamaHTI Dan #AhokHarusDipenjara Jadi Trending Topic

SELASA, 09 MEI 2017 | 04:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) akan membacakan putusan (vonis) terkait kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sidang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jl RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/5), pukul 09.00 WIB.

Jelang pembacaan vonis, dunia maya diramaikan dengan hastag #AhokHarusDipenjara.


Tanda tagar yang menjadi trending topic ini menuntut agar Gubernur DKI Jakarta dihukum maksimal alias dipenjara. Tidak seperti tuntutan jaksa, 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Sementara itu, pendukung Ahok menggelar doa bersama lintas agama di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin malam (8/5). Para relawan juga akan menggelar aksi simpatik bertajuk "8.000 Mawar Merah-Putih untuk Ahok", Selasa.

Selain hastag #AhokHarusDipenjara, di Twitter juga ramai dengan hastag #KamiBersamaHTI.

Hastag #KamiBersamaHTI ini terkait kebijakan pemerintah membubarkan dan melarang kegiatan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Pembubaran HTI dinilai sebagai tindakan tergesa-gesa dan tidak objektif karena diduga melanggar UU Ormas. Selanjutnya, keputusan ini dinilai hanya kepentingan elit dan mencederai umat Islam.

Namun, tidak semua kelompok yang menolak sikap pemerintah membubarkan HTI. Ormas Islam terbesar di Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mendukung rencana pemerintah membubarkan HTI.

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dilansir Antara mengatakan, PBNU mendukung langkah pemerintah membubarkan ormas yang radikal dan menolak Pancasila. Menurut dia, HTI terbukti merongrong keutuhan NKRI dengan hendak mengganti Pancasila dengan khilafah. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya