Berita

Foto/Net

Hidayat: Jangan Sampai Isu Radikalisme Ditumpangi

SELASA, 09 MEI 2017 | 01:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Organisasi mahasiswa muslim harus mampu mencontoh tokoh-tokoh Islam dalam berjuang demi bangsa dan negara. Tokoh Islam seperti Sutan Syahrir, Moh. Yamin, Hasyim Asy'ari, dan Raden Kasman Singodimejo telah berkontribusi besar untuk lahir dan berkembangnya Indonesia.

Mereka istiqamah dalam berjuang, dan tidak mengenal pamrih. Perjuangan tokoh Islam itu perlu ditiru agar organisasi mahasiswa muslim juga bisa turut menjadi bagian dari sejarah.

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa  Muhammadiyah (IMM) agar berkontribusi dalam pembangunan adalah membuat progran kerja yang bisa meningkatkan kualitas mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Sebagaimana Muhammadiyah juga telah mewarnai perjuangan Indonesia dengan karya-karya nyatanya.


Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta, di ruang nya, komplek Parlemen, Jakarta, Senin (8/5). Delegasi DPD IMM Jakarta dipimpin Ketua umumnya M. Huda Prayoga.

Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan organisasi Islam lainnya, kata Hidayat menjadi bukti bahwa umat Islam memiliki peran yang besar dalam pembangunan bangsa. Dan itu tidak bisa dihapuskan dalam sejarah bangsa Indonesia.

"Jangan pernah ragu dituduh radikalisme, hanya karena kita turut berjuang membangun bangsa dan negara. Karena kegiatan dan perjuangan  yang dilakukan sudah ada sejak dulu," kata Hidayat menambahkan.

Saat ini kata Hidayat ada kelompok-kelompok tertentu yang sengaja meniupkan isu radikalisme, termasuk dalam Pilkada Jakarta. Karena itu umat Islam harus waspada, jangan sampai isu radikalisme itu ditumpangi oleh gerakan lain, seperti anti agama, anti negara, liberalisme, dan atheisme.

"Kita harus pastikan tidak ada yang menumpangi isu radikalisme. Jangan sampai kita sibuk dengan isu radikalisme, tetapi dibelakang itu ada kelompok anti agama, anti negara yang tengah menyusn barisan memperkuat kelompoknya," kata Hidayat lagi.

Pada kesempatan itu, DPD IMM Jakarta melaporkan hasil-hasil Musda IMM yang dilaksanakan Maret lalu. Kedatangan mereka bertemu Wakil Ketua MPR, salah satunya juga untuk mengundang Hidayat pada acara pelantikan, dan sosialisasi MPR yang akan dilaksanakan akhir Mei ini. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya