Berita

Politik

Umat Islam Dari Bandung Tiba Di Istiqlal Jelang Subuh Tadi

JUMAT, 05 MEI 2017 | 08:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Massa umat Islam terus mendatangi Masjid Istiqlal, Jakarta, pagi ini (Jumat, 5/5). Area masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut sudah mulai padat oleh lautan umat.

"Sudah mulai banyak rombongan yang datang. Di dalam agak padat, tetapi belum penuh. Di luar lumayan padat," jelas Uum Syarif Usman kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Warga Bandung Jawa Barat ini sendiri tiba di masjid tersebut jelang subuh tadi. Mereka bergerak dari Kota Kembang itu pukul 01.00 dini hari tadi.


"Tadi saya naik bis, ada 30 orang. Ada juga naik mobil," ujar aktivis Muhammadiyah ini.

Saat ditanya lebih jauh, dia mengaku tidak mengetahui berapa jumlah mobil keseluruhan dalam konvoi tersebut. Namun dia memastikan ada banyak umat Islam dari Bandung yang ikut Aksi Simpatik 55 hari ini.

"Rombongan umat Islam Bandung ada dari (Masjid) Pusdai (Pusat Dakwah Indonesia), Salman. Sedangkan kami dari Masjid Mujadihan," imbuhnya.

Seperti umat Islam lainnya, dia juga berharap yang sama dalam aksi hari ini. Yaitu menuntut hakim yang akan memvonis kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T. Purnama untuk independen.

"Kami berharap hakim betul-betul memutus secara adil berdasarkan aturan, fakta yang ada di persidangan, maupun fakta hukum yang telah terjadi (yurisprudensi). Dan tidak ada salahnya hakim berijtihad memvonis melebihi tuntutan JPU (ultra petita)," bebernya.

Meski umat Islam yang akan longmarch dari Istiqlal menuju gedung Mahkamah Agung ini dalam jumlah besar, Uum Syarif Usman memastikan Aksi Simpatik 55 ini akan berlangsung aman dan damai.

"Insyaallah damai," demikian tandasnya. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya