Berita

Syafril Sjofyan/Net

Politik

Awas Bahaya Kecoa Beracun

JUMAT, 05 MEI 2017 | 08:15 WIB | OLEH: SYAFRIL SJOFYAN

AHOK terdakwa penista agama harus di-persona non gratakan dari setiap kegiatan politik dan pemerintahan.

Karena dia adalah sejenis kecoa beracun, menyebarkan racun perpecahan bangsa Indonesia, mengancam ke bineka tunggal ika, dan NKRI.

Sejak kecoa beracun tersebut muncul di dunia politik dan pemerintahan, Indonesia yang beragam suku dan agama yang selama ini selalu damai dalam NKRI, terkoyak dan tercabik.


Ke depan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) harus tegas terhadap kemunculan terpidana penista agama di media termasuk TV dan radio.

Karena kecoa dengan mulut beracunnya akan selalu berusaha menghina agama dan mengadubiru antar umat beragama, akan berakibat fatal terhadap NKRI, yang selama ini diperjuangkan oleh para pahlawan, tokoh bangsa, tokoh agama dan para negarawan.

Kecoa memang menjijikan membawa kotoran dan harus dihabisi apalagi berseliweran di meja makan. [***]

Penulis adalah pengamat kebijakan publik dan aktivis 77-78

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya