Berita

Amien Rais

Hukum

Amien Rais Dan Massa Muhammadiyah Bergerak Dari Kramat Ke Gedung MA

JUMAT, 05 MEI 2017 | 07:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak lima ribu warga dan simpatisan Muhammadiyah akan turut dalam aksi Simpatik 55 hari ini (Jumat, 5/5).

Bersama umat Islam lainnya, mereka akan menyampaikan tuntutan agar Terdakwa kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T. Purnama dihukum maksimal.

Namun, warga dan simpatisan Muhammadiyah ini tidak bergerak dari Masjid Istiqlal menuju gedung Mahkamah Agung. Mereka longmarch dari gedung PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.


"Kami shalat Jumat di Kramat. Nanti Pak Amien (Rais) yang jadi khatib. Ini untuk menghindari membludaknya massa di Istiqlal," jelas Komandan Komando 1912, M. Mashuri Masyhuda, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pagi ini.

Setelah shalat Jumat, dia menjelaskan, massa Muhammadiyah bergerak menuju gedung MA di  Jalan Medan Merdeka Utara. Rute yang akan ditempuh adalah Kramat, Tugu Tani, Gambir, Medan Merdeka Selatan, dan Medan Merdeka Barat.

"Pak Amien ikut longmarch. Beliau nanti atas mobil komando," sambung Mashuri, yang juga Ketua Kokam PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Selain titik kumpul di Kramat, massa Muhammadiyah DKI Jakarta juga menjadikan kantor PP Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya, sebagai titik tolak.

"Warga Muhammadiyah yang sudah dari berbagai daerah kemarin dan tadi malam, juga shalat Jumat di Kramat. Sebagian di Menteng. Sementara dari Bogor, Depok, ada yang langsung ke Istiqlal," ucapnya.

Dalam longmarch nanti, massa Muhammadiyah juga akan bersama dengan jemaah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, yang kantornya berdekatan di Jalan Kramat Raya.

"Warga Muhammadiyah yang tak bisa ke Jakarta juga melakukan aksi yang sama di daerah masing-masing. Seperti Klaten," tandasnya. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya