Berita

RMOL

Ketua MPR: Penegakan Hukum Yang Adil Wujud Etika Pancasila

KAMIS, 04 MEI 2017 | 18:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Para pendiri bangsa sudah mewariskan ideologi yang bersumber dari sejarah dan budaya Indonesia sendiri yakni Pancasila. Tugas generasi selanjutnya untuk menjadikan Pancasila sebagai sistem etika dan tindakan dalam sehari-hari.

"Tugas kolektif generasi sekarang ini menjadikan Pancasila sebagai perilaku hidup sehari hari. Menjadi etika dan tindakan kita," ujar Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam Pra Konferensi II Etika Berbangsa dan Bernegara di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Kamis (4/5)

Pancasila, lanjutnya, tidak boleh berhenti menjadi sistem yang statis.


"Lebih jauh dari itu, Pancasila harus menjadi panduan bangsa Indonesia dalam meraih cita cita berbangsa dan bernegara," kata Zulkifli.

Dia mengingatkan bahwa salah satu wujud Pancasila adalah pada bidang penegakan hukum

"Persoalan hukum ini berkaitan langsung dengan masyarakat. Kalau ada ketidakadilan, pasti langsung terasa," jelasnya.

Selain itu, integrasi sistem etika dan penegakan hukum berarti mengembalikan hukum pada asalnya. Hukum harus dikembalikan sebagai sistem nilai dan ideologi.

"Wujud Pancasila dalam etika adalah Hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat. Inilah ujian yang harus kita lewati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Zulkifli.

Turut hadir mendampingi ketua MPR antara lain Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Ashiddiqie, dan Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada. [wah]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya