Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Menkeu Didesak Klarifikasi Soal Bualan Jokowi Di Hongkong

KAMIS, 04 MEI 2017 | 08:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi harus mengganti tim ekonomi terutama Menkeu Sri Mulyani yang telah membuat Jokowi dianggap konyol pada forum internasional di Hongkong beberapa waktu lalu.

Jokowi pada forum itu mengklaim bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia ranking 3 dunia. Padahal, yang benar adalah peringkat 3 di antara G-20 dan peringkat 35 di dunia.

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P. Simanjuntak mengatakan kekonyolan itu akan berdampak secara psikologis kepada rakyat, bangsa-bangsa lain, bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa pembual.


"Buktinya presidennya saja berbual," ucap Bastian, Kamis (4/5).

Untuk itu, pemerintah didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan mengklarifikasi soal itu melalui tim ekonomi lewat Menkeu Sri Mulyani.

Klarifikasi dibutuhkan agar tidak terjadi polemik yang akan mengganggu iklim investasi. (Baca: )

Jelas Bastian, kepercayaan dari investor sangat berperan dalam keberlanjutan ekonomi, sehingga kualitas pemimpin menjadi salah satu alasan investor menanamkan investasinya.

"GEPRINDO juga tak ingin Indonesia dijadikan bahan cemoohan di dunia Internasional karena pernyataan yang kurang tepat itu," tukasnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya